Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Konflik Pemindahan Para Pedagang Pasar di Subang Segera Berakhir

SUBANG-Pemindahan para pedagang mulai dari pedagang  pasar panjang dan pasar belakang Candra serta  para pedagang mingguan di GOR Pasirkareunbi ke pasar baru pemda subang yang dua bulan terakhir ini  menjadi konflik berkepanjangan  berangsur angsur mulai reda dengan  turut andilnya para mantan preman yang tergabung dengan Gabungan Para Mantan Preman Subang. Mereka ini turut  membantu menyelesaikan konflik para pedagang itu. 

Beberapa bulan yang lalu pemindahan para pedagang  yang biasa jualan di pasar panjang,pasar belakang Candra serta pasar GOR mingguan ke pasar tradisional oleh pemda Subang ditentang para pedagang tersebut, dengan alasan di pasar baru itu sepi pembeli sehingga mereka tidak mau jualan di pasar baru itu. Di sisi lain lokasi di pasar baru itu tidak layak untuk dagang sarana dan prasrana tidak memadai.demikian dikatakan mereka para pedagang    
 
Sementara itu menurut Koordinator pemindahan para pedagang yakni Talam Kopral sekaligus ketua gabungan mantan para mantan preman Subang, pemindahan para pedagang  itu sudah secara bertahap. Tahap awal  sebanyak 200 para pedagang pasar panjang kini sudah menepati kios dan lapak di pasar baru dan juga para pedagang pasar di belakang Cndara sebanyak 70 para pedagang sudah menempati kios dan lapak itu.

“Yang lainya kami sedang kami mengupayakan proses berjalan,” jelas Talam.(ASEP’S) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama