Kepala Bagian Admistrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Muntoha
REMBANG-Karena pelaksanaan distribusi raskin alokasi tahun 2011 baru disosialisasikan pertengahan bulan Januari ini, maka Gubernur Jawa Tengah H Bibit Waluyo menginstruksikan agar pemerintah kabupaten atau kota menyalurkan raskin ke 13. Diharapkan sebelum pelaksanaan rakor raskin di tiap kabupaten atau kota digelar, raskin ke 13 tersebut sudah disalurkan ke rumah tangga sasaran (RTS).
Kepala Bagian Admistrasi Perekonomian Sekretariat Daerah Muntoha di ruang kerjanya, Senin (3/1/2011) menerangkan, untuk mengurangi beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan, maka Gubernur Jawa tengah H Bibit Waluyo telah mengirim surat pemberitahuan bila pemkab atau pemkot diintruksikan menyalurkan raskin ke 13 di bulan Januari ini. Tiap RTS menerima raskin sebanyak 15 kilogram dengan harga tebus Rp 1.600
Namun sebut Kepala Bagian Admistrasi Perekonomian Muntoha, sesuai dengan petujuk teknis pelaksanaan distribusi raskin ke 13, baru distribusikan apabila telah melunasi pembayaran raskin tambahan 2 kilogram kali 7 bulan yang disalurkan pada bulan Desember lalu. Oleh karena itu diimbau agar desa-desa yang belum melunasi secepat mungkin membayar agar segera menerima raskin ke 13.
Ditambahkan oleh Kepala Bagian Admistrasi Perekonomian Muntoha, dari Satker raskin Kabupaten remabng dietahui dari total uang penebusan raskin tambahan sejumlah Rp 1.576.377.600 baru tertagih sekira 88%, belum terbayar sekira Rp 200 juta an. dari 14 kecamatan se-kabupaten Rembang, baru 2 kecamatan yang telah lunas, yakni lasem dan Gunem.
Terpisah, Kepalas Gudag Dolog Rembang Handoko saat ditemui menjelaskan, pihaknya siap menyalurkan raskin ke 13 di bulan januari ini. Stok beras di gudang Dolog sendiri mencukupi, hingga Maret 2011 ada persediaan sekira 4000 ton.
Handoko lebih lanjut menyampaikan, untuk pendistribusi raskin tahun 2011 juga tidak akan menemui kendala. Karena pada bulan Januari dan Februari lahan pertanian di kabupaten Rembang panen raya, akan dilakukan pengadaan beras untuk menambah jumlah stok raskin alokasi tahun ini.
Untuk raskin ke 13, pemkab Rembang menyalurkan beras sebanyak 1.055.610 kilogram kepada 70.374 rumah tangga sasaran, dengan harga tebus Rp 1.600 per kilogram.(hasan)
Oleh : YM. Sjahrir Tamsi Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak. Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...
Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025). Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin. Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing. Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat. Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...
Komentar
Posting Komentar