Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Gagal ke Mekkah, Ibu Kandung Artis Timses Anies – Sandi Laporkan Bos PT Prima Unggul Wisata Makassar ke Polisi


Gagal ke Mekkah, Ibu Kandung Artis Timses Anies - Sandi Laporkan Bos PT Prima Unggul Wisata Makassar ke Polisi

JAKARTA (wartamerdeka.net) – Andi Besse Indah (49), ibu kandung artis penyanyi dangdut Tim Sukses Anies -Sandi, melaporkan bos PT Prima Unggul Wisata Makassar, Aulia ke Bareskrim Polri karena gagal memberangkatkan dirinya ke tanah suci Mekah.

Ibu Andi Besse Indah melaporkan ke Bareskrim didampingi kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution. Laporan Ibu Andi Besse Indah ini menambah panjang kasus penipuan calon jemaah haji/umrah ke tanah suci Mekah.
“Saya datang ke sini (Bareskrim) untuk melaporkan dugaan terjadinya penipuan calon jemaah haji,” ujar kuasa hukum Andi Besse Indah, Razman Arif Nasution kepada wartawan, Sabtu (19/8/2017).
Razman Nasution datang bersama timnya, Netti, selaku kuasa hukum Andi Besse Indah, yang melaporkan dugaan penipuan calon jemaah haji plus ke tanah suci Mekah.
Menurut Razman, kliennya, Andi Besse Indah telah membayar sejumlah uang Rp142 juta kepada Aulia untuk pemberangkatan haji ke tanah suci Mekah. “Klien saya ini adalah satu dari 22 jumlah calon jemaah yang belum diberangkatkan dari jadual yang dijanjikan perusahaan pada 15 Agustus 2017,” ujar Razman.
Razman menceritakan, kliennya, Ibu Andi Besse Indah, datang dari Bone, Sulawesi Selatan ke Jakarta. Ibu Indah Besse kemudian diinapkan di hotel Smarhom di kawasan Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara.
Ibu Andi Besse Indah berangkat bersama 4 anggota keluarganya. Belakangan, Ibu Andi Besse Indah tak kunjung berangkat, sementara tiga anggota keluarganya sudah berangkat ke tanah suci Mekah.
Merasa dirinya tertipu, kasus itu kemudian dilaporkan ke Kantor Hukum Razman Nasution.
“Setelah saya lihat, visa yang dipakai bukan visa untuk haji, melainkan visa wisata untuk jalan-jalan. Ini sama saja penipuan,” ujar Razman.
Kejanggalan itu kemudian dilaporkan ke Bareskrim Polri untuk dilakukan pengusutan. (Aris)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama