Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pungli Bermodus Tulisan Mitra TNI POLRI Resahkan   Pengemudi   Sembako dari Sumbar

PANGKALAN KERINCI (wartamerdeka.net) -  Para sopir truk dan pick up yang membawa sembako dari Sumbar ke Riau sangat diresahkan oleh sekelompok orang yang memaksa menempelkan stiker bertuliskan  "Tabloid Lalu Lintas Keamanan(TLLK) Mitra TNI Polri. 


Salah seorang sopir truk yang membawa sembako dari Sumbar menuju Riau kemaren kepada wartawan mengatakan,  semenjak kehadiran oknum tersebut,  pendapatannya  semakin parah.  Jangankan untuk di rumah,  untuk makan minum di jalan tidak cukup karena dikuras oleh oknum tersebut. 

"Ironisnya yang memalak kami bukan preman saja akan tetapi ada aparat Kepolisian  berpakaian dan bersenjata lengkap.  Dalam hal ini kami dari pengemudi berharap kepada bapak Kapolda dan Danrem 031 WB untuk memberantas, " ujarnya, tadi pagi. 

Pendi salah seorang pengemudi mobil pick up yang juga korban pemerasan di jalan lintas Bangkit ang -  Sumbar  kepada wartawan mengatakan,  dirinya heran,   pemerintah menggalakkan berantas pungli, tapi dia lihat dan rasakan pungli itu masih berjalan terutama di jalan lintas Bangkinang -  Sumbar. 

"Dalam operasinya mereka menempelkan tulisan Tabloid Lalu Lintas dan Kriminal (TLLK) Mitra TNI POLRI di dinding mobil dengan biaya Rp 200.000 paling rendah.  Bahkan ada yang 1 juta rupiah. Kalau tidak mau bayar kami diancam oleh kknum polisi yang berpakaian seragam dilengkapi dengan senjata Laras panjang. Jadi kami mohon kepada bapak instansi terkait hendaknya  menindak para pelaku Pungli di jalan lintas Bangkit ang -  Sumbar ini, " harapnya.(Ishar D)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama