Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Ketua MPC Tak Hadiri Pelantikan Pengurus PAC PP Majenang, Jadi Pertanyaan



CILACAP (wartamerdeka.net) - Ormas Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang Cilacap, Jawa Tengah kini terus mengembangkan sayapnya di berbagi kecamatan atau Pimpinan Anak Cabang.


Namun satu PAC yang baru-baru ini mengadakan pelantikan dan peresmian kantornya di selatan alun-alun Majenang jadi pertanyaan masyarakat. Pasalnya dalam pelantikan yang dilaksanakan pada hari Kamis (21/09/2017)  tidak dihadiri oleh Ketua MPC yaitu Edi Santoso.

Menurut saluran whatsapp Edi Santoso yang dikirim kepada link WA Moch.Cholik, tidak hadirnya bos Edi,  demikian Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cilacap ini akrab disapa,  karena tengah sibuk dalam proyek di Kec. Adipala.

"Padahal satu minggu lebih surat pemberitahuan tersebut dilayangkan kepada pengurus MPC," kata Moch.Cholik pada saat acara berlangsung.

"Ada apa sebenarnya, kalau memang kami tidak diakui ya mendingan bubar saja, kata Cucu Sujana selaku pengurus dan Ketau Panitia Acara Peresmian dan Pelantikan.
Ini bukan persoalan suka dan tidak suka, tapi ini adalah amanat organisasi.Kita harus Profesional dan bisa menempatkan antara pribadi dan Organisasi sehinga Oramas ini tetap solid lho, kalau udah gini gimana," kata Cucu dengan nada berapi-api.

Namun di tengah acara berlangsung, Nike Yunita menyampaikan pesan  bahwa dirinya adalah sebagai utusan dari MPC. 

"Jadi walaupun pak Ketua tidak hadir saya yakin dan percaya bahwa PAC Majenang yang diisi orang -orang hebat akan berkembang dan maju," ujar Nike menyampaikan.

Selain itu Iptu  Suwarno ( Wakapolsek ) Majenang, selaku perwakilan dari pihak Kepolisian berpesan, jangan sampai Ormas menjadi tempat berlindung bagi pelanggar hukum, saya percaya PP ini diisi oleh orang-orang yang mengerti hukum.

"Dan kami juga kenal siapa itu Bos Edi.  Kami tak ingin juga melihat mereka yang berbaju PP berkendara tanpa helm, begitu sebaliknya kami juga boleh ditegur kalau Polisi ngga pakai helm," kata Iptu Suwarna dalam pesan sambutannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...