Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Anies - Sandi Dilantik Presiden Jokowi



JAKARTA (wartamerdeka) - Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno resmi memimpin DKI Jakarta periode 2017-2022. Presiden Joko Widodo resmi melantik keduanya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/10) sore.


Usai prosesi pelantikan, Anies Baswedan tampak berbincang cukup lama dengan Presiden Joko Widodo. 

Jokowi dan Anies berbincang di meja oval Istana Negara. Di meja itu duduk pula Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua DPR RI Setya Novanto dan Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang.

Usai berbincang, Jokowi berfoto bersama Anies-Sandi. Wapres Kalla juga ikut di dalam foto bersama tersebut.
Kepada wartawan, Anies mengaku, mendapatkan wejangan dari Presiden Jokowi. Ia dan Sandi akan menghadap Presiden Jokowi lagi dalam waktu dekat.

"Presiden tadi menyampaikan, dalam satu dua hari ini, untuk bertemu, dan Insya Allah kami siap untuk bertemu Presiden," ujar Anies.

Selain soal rencana pertemuan, menurut Anies, tidak ada hal serius lainnya yang dibicarakan dengan Presiden Jokowi.
Ia dan Jokowi malah saling melontarkan 'jokes' yang mengundang tawa.

"Ya kan namanya juga kenal lama. Jadinya kami bercanda macam-macam. Guyon guyon tentang prosesi yang kita jalani," ujar Anies.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama