Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Nikah Siri Membawa Luka

PURWAKARTA (wartamerdeka) -
Banyaknya pemberitaan tentang Nikah Siri yang berujung dengan kesedihan,  tampaknya tak membuat jera sejumlah pihak. Bahkan masih saja ada yang melakukan nikah siri. 


Bahkan oknum Amil pun tak segan terlibat, menikahkan secara siri pasangan yang asal usulnya tak jelas. 

Seperti yang dilakukan Hjd, oknum Amil di Kelurahan Sindangkasih, Purwakarta,  yang nekat menikahkan secara siri OM seorang wanita yang belum resmi bercerai dari suaminya dengan pria berinisial Ysf. 

OM ini belum mendapatkan surat kejandaan dari Pengadilan Agama    karena proses perceraian dengan suami pertama belum diurus walaupun memang suami OM sudah lama meninggalkannya. 

Menurut Ysf  kepada Wartamerdeka dirinya merasa dijebak oleh keluarga OM yang sudah berkaloborasi dengan amil hanya untuk mendapatkan materi. 

"Karena sebelum nikah dengan saya sudah ada tiga lelaki, ke empatnya saya yang dinikahkan secara siri oleh Hjd kepada OM, " ujar Ysf, tadi pagi. 

Lebih jauh Ysf mengungkapkan, secara materi dirinya tidak masalah walaupun untuk nikah dengan OM dia harus jual motor. 

"Tapi secara moral saya malu nikah dengan istri orang.  Saya baru tahu setelah dua hari menikah. Anehnya lagi ketika mau menikah tanggal 8 Oktober  2017 lalu saya dikasih tahu amil bahwa OM belum resmi bercerai dengan suami yang terdahulu. Yang saya heran,  kenapa pak amil tetap menikahkan saya bahkan saya merasa aneh pernikahan saya tidak dihadiri aparat setempat," ujar Ysf. (A. Budiman).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama