Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

NASABAH BANK BNI PURWAKARTA KELUHKAN UANG TABUNGANNYA RAIB


PURWAKARTA (wartamerdeka) -  Menyimpan uang di bank ternyata tidak sepenuhnya aman. Seperti dialami Aminah, seorang nasabah Bank BNI Cabang Purwakarta. Uangnya sebanyak Rp 26.594.000 hasil dari pencairan Jamsostek yang baru satu minggu tersimpan di rekening Bank BNI cabang Purwakarta hilang 5 juta rupiah. 


Aminah sangat terkejut setelah mengetahui uang yang tersimpan di ATM-nya telah hilang entah kemana. 

Kepada wartamerdeka,  tadi sore,  Aminah menuturkan kronologis kejadiannya. 

Menurutnya, saldo di ATM sebesar Rp.26.594.000,00 ia ambil sebesar Rp.21.550.000 seharusnya sisa nya sebesar Rp.5.044.000,00 akan tetapi setalah di-cek saldo hanya Rp.44.000. 

"Saya sangat kaget kok uang itu kemana," ujarnya. 


Lebih jauh Aminah menuturkan,  setelah tau uang sisa saldo tabungan hilang dirinya langsung mendatangi kantor Bank BNI Cabang Purwakarta. 

Pihak Bank  melakukan print out transaksi dan menunjukkan bahwa pada hari Sabtu ( 18/11) telah terjadi 2 kali transaksi sebesar Rp.5.000.000 yang langsung dia bantah karena uang itu tidak keterima tidak keluar dari mesin ATM. 

"Memang saya melakukan penarikan tapi tidak keluar uang dari mesin ATM nya. Penasaran saya cek saldo lagi. Saya kaget kenapa saldo saya tinggal Rp.44.ribu lagi, yang Rp.5 juta kemana, " keluh Aminah. 

Sementara pemerhati perbankkan Nanang ketika ditanya pendapatnya tentang petmasalahan ini mengatakan, kejadian ini selalu ada pada setiap bank dan ini merupakan kejahatan international yang dinamakan Skimming yaitu pencurian informasi kartu ATM dengan cara menyalin informasi tanpa sepengetahuan pihak Bank. 

"Dan saya berharap atas kejadian ini  pihak bank BNI  harus bertanggung jawab atas keamanan tabungan nasabah nya,"  tegas Nanang. (A.Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama