Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kadis PMD Mesuji: Penyalahgunaan Dana Desa Perlu Diantisipasi Sejak Awal

Kadis PMD Mesuji Sunardi Sukau SE sedang memberikan pengarahan

MESUJI (wartamerdeka.info) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mesuji memfasilitasi Tenaga Pendamping Desa (TPD) guna mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas dalam Program Inovasi Desa tahun anggaran 2018 yang dipusatkan di Hotel Azzam Mesuji, Rabu (29/8/2018).

Pelatihan ini bertujuan salah satunya untuk memberikan pemahaman tentang peraturan dan petunjuk teknis pelaksanaan Program Inovasi Desa tahun anggaran 2018.

Kepala Dinas (Kadis) PMD Mesuji Sunardi Sukau SE menyebutkan permasalahan penyalahgunaan dana Desa selalu menjadi tantangan dalam mengkoordinasikan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.

Menurutnya, penguatan sistem pengendali penanganan pengaduan dan masalah menjadi suatu kunci utama  sehingga persoalan penggunaan dana Desa dapat diantisipasi lebih awal dan diselesaikan secepatnya.

"Oleh karena itu kita kumpulkan pendamping Desa agar dapat menyamakan persepsi baik itu terkait pembangunan Desa maupun peningkatan aparatur desa," kata dia.

Diharapkan  peserta mampu mendampingi Program Inovasi Desa dengan lebih baik dengan akhirnya dapat meningkatkan kualitas pembangunan di setiap desa yang ada di Kabupaten Mesuji.

Peserta Pelatihan Program Inovasi Desa ini diketahui berasal dari 7 kecamatan yang masing-masing per kecamatan mengirimkan 7 peserta untuk mengikuti pelatihan, agar pendamping Desa dapat berinovasi untuk membangun Desa yang dapat menciptakan pembangunan di kabupaten Mesuji lebih maju. (Muslim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama