Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Panglima TNI: Tingkatkan Derajat Cegah Dini dan Deteksi Dini Saat Penutupan Asian Games ke-18 di GBK


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Antisipasi adanya kelompok yang ingin memberikan ancaman dan ganguan dengan meningkatkan derajat cegah dini dan deteksi dini saat penutupan Asian Games ke-18 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan (GBK).

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada saat menghadiri undangan Kapolri Jenderal Pol Prof. H. M. Tito Karnavian. Ph.D., dalam rangka rapat staf kesiapan pengamanan closing ceremony Asian Games ke-18 di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018).

“Tingkatkan derajat cegah dini dan deteksi dini dalam mekanisme pengamanan guna mengantisipasi adanya kelompok yang ingin menggagalkan kegiatan closing ceremony Asian Games ke-18”, ujar Panglima TNI.

Ditambahkan oleh Panglima TNI bahwa pelaksanaan cegah dini dan deteksi dini juga termasuk dengan meningkatkan pemasangan drone buster dalam rangka mengacak maupun melakukan blocking apabila ada yang mengoperasikan drone seperti saat opening ceremony Asian Games ke-18 di GBK.

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah dibangun TNI-Polri, panitia dan seluruh pihak yang terkait atas berjalannya dengan baik pelaksanaan Asian Games ke-18 mulai dari pembukaan sampai dengan jelang penutupan.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain, Ketua Umum INASGOC Erick Thohir, Ketua INAPGOC Raja Sapto Oktohari, Wakapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H., Kabaintelkam Komjen Pol Drs. Lutfi Lubihanto, M.M., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...