Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-56 Timba Ilmu Ke Bakamla RI


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Sejumlah 135 orang Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-56 TP 2018 melakukan kunjungan ke Bakamla RI dalam rangka Kuliah Kerja Keamanan Laut, di terima Deputi Inhuker Bakamla RI Irjen Pol Dr. Drs. Abdul Gofur, M.H. di Hall Kantor Pusat Bakamla RI,  Gedung Perintis Kemerdekaan, Jalan Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Kedatangan rombongan yang terdiri dari 125 Pamen TNI AL, 2 Pamen TNI AD, 2 Pamen TNI AU, dan 6 Pamen dari negara-negara sahabat yaitu Australia, India, Malaysia, Pakistan, Singapura dan Fiji serta didampingi pula oleh 15 Perwira Pembimbing tersebut dipimpin Direktur Pendidikan Seskoal Kolonel Laut (P) Prio Budi Laeksono. 

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Deputi Opslat Laksda TNI Semi Djoni Putra, Direktur Opsla Laksma TNI Rahmat Eko Raharjo, S.T., M.Tr(Han), Kepala UPH Brigjen Pol Frederick Kalalembang, Direktur Data dan Informasi Laksma TNI Gendut Sugiono, S.E., Direktur Ops Udara Laksma TNI Guntur Wahyudi, Inspektur Brigjen Pol Sarono, M.H., Direktur Strategi Laksma TNI Muspin Santoso, S.H., M.Si(Han), Karo Ren dan Org Laksma TNI I Wayan Warka, serta beberapa pejabat eselon tiga.

Dalam sambutan Kepala Bakamla RI yang dibacakan Deputi Inhuker Bakamla RI disampaikan kepada para pasis bahwa dengan kompleksitasnya masalah kamkesla, maka tangggung jawab penanganannya tidak dapat diemban suatu instansi tunggal, melainkan perlu mensinergikan seluruh kemampuan dan kekuatan yang dimiliki seluruh instansi yang memiliki kewenangan di laut sehingga upaya penegakan kamkesla dapat terlaksana secara optimal. 

Untuk itu, katanya pula, menjadi isyarat bahwa masalah kamkesla memerlukan manajemen pengelolaan yang sinergis sehingga dibutuhkan koordinasi dan kerja sama lintas sektoral. Penjelasan tentang hal itu juga disampaikan dengan lebih gamblang oleh Direktur Litbang Bakamla RI Kombespol Drs. E. Brata Mandala.

Sementara itu, Komandan Seskoal Laksda TNI DR. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D. dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dir Dik Seskoal mengatakan, bertitik tolak dari tema yang diangkat dalam kegiatan ini yaitu “Melalui Kuliah Kerja Kamla ke Badan Keamanan Laut RI Kita Tingkatkan Sinergitas Guna Mendukung Penegakan Hukum di Laut Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan NKRI” maka harapannya agar perwira siswa mampu mengetahui dan memahami serta menjelaskan dan mengaplikasikan tentang prosedur patrol atau operasi kamla  melalui operasi kamla mandiri dan atau operasi kamla terpadu dengan seluruh komponen kekuatan laut lain di Indonesia.

Acara diwarnai dengan sesi foto bersama di Tugu Proklamasi, diikuti pula oleh Kepala Bakamla RI Laksdya TNI (Purn) Ari Soedewo, S.E., M.H. beserta para pejabat Bakamla lainnya. (Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama