TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pemuda Pancasila DKI Peduli Lombok Serahkan Bantuan

Bendahara Peduli Lombok PP MPW DKI Fitria Octarina meyerahkan Bantuan 25 Juta Kepada Program Satu Untuk Negri TVone

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) DKI Jakarta menyerahkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dana sebesar Rp 25 juta hasil sumbangan pengurus dan MPW PP DKI dikirimkan ke korban di NTB melalui TV One dalam progam Satu untuk Negeri.

Fitria Octarina, bendahara dari program Peduli Lombok MPW PP DKI menyerahkan langsung ke Pemimpin Redaksi TV One, Karni Ilyas.

"Dana yang terhimpun dalam program Peduli Lombok MPW Pemuda Pancasila DKI sebesar Rp 25 juta. Saya serahkan langsung ke Satu untuk Negeri TV One untuk nanti disalurkan ke korban gempa bumi di sana," ungkap Nina, panggilan akrabnya, Jumat (24/8).

Sementara Ketua MPW Pemuda Pancasila DKI Jakarta, Thariq Mahmud mengungkapkan, bahwa ini adalah bentuk nyata dari Pemuda Pancasila untuk membantu saudaranya yang terkena bencana.

"Ini wujud nyata dari kepedulian Pemuda Pancasila kepada saudara kita yang terkena bencana gempa bumi di Lombok. Memang jumlahnya tak seberapa, tetapi ini bentuk pengamalan Pancasila. Untuk saling tolong menolong, guna menciptakan persatuan Indonesia," ucapnya. (Dar/Tra)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama