Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pertahankan Kemampuan Penegak Hukum Laut Wilayah Tengah, Bakamla RI Gelar Latihan Menembak


MANADO (wartamerdeka.info) - Bakamla RI menggelar kegiatan Latihan Menembak Wilayah Tengah. Acara dibuka Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI Laksda TNI Semi Joni Putra melalui sambutan yang dibacakan Direktur Latihan Bakamla RI Laksma TNI Eko Jokowiyono di Lapangan Kompi C Senapan Yonif Rider 712 Amurang, Manado, Rabu (15/8/2018).

Kegiatan menembak ini adalah upaya untuk mempertahankan kemampuan personel Bakamla RI sebagai penegak hukum di laut, khususnya pengawak kapal Bakamla RI, kata Laksda Semi Joni dalam sambutannya. Pelatihan ini telah menjadi agenda rutin di masing-masing zona maritim Bakamla RI setiap tahunnya. 

Menurutnya, kemampuan menembak adalah salah satu ketrampilan dasar yang wajib dimiliki personel Bakamla RI khususnya yang bertugas dibidang operasi keamanan dan keselamatan laut untuk membekali diri agar siap dalam melaksanakan tugas sesuai tanggung jawabnya.

Oleh karena itu Deputi Opslat berharap, latihan menembak bertema “Melalui Latihan Menembak Kita Tingkatkan Profesionalisme Personel Bakamla Dalam Menghadapi Tantangan Tugas” ini dapat membangun kepercayaan diri, kemampuan fisik dan mental yang baik, disamping juga meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap, kemampuan, dan kecakapan personel Bakamla RI dalam menggunakan senjata.

Kegiatan yang diikuti 30 peserta terdiri dari pengawak KN Gajah Laut 4804 dan personel Zona Maritim Tengah ini dihadiri pula oleh Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Tengah Bakamla RI Brigjen Pol Drs. Bastomi Sanap, S.H., M.Hum.  

Selama pelatihan berlangsung, para peserta dipandu oleh  instruktur dari Perbakin dan Yonif Rider 712 Amurang, dan di supervisi pula oleh personel dari Kolat Koarmada I. (Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama