Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Barru Tegaskan Pancasila dan Integritas sebagai Fondasi Kepemimpinan Administrator


MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, dan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan kepemimpinan pemerintahan.

Penegasan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintah LAN RI Makassar, Rabu (9/9/2026).

Di hadapan 40 peserta, Andi Ina membawakan materi bertajuk “Wawasan Kebangsaan, Kepemimpinan Pancasila dan Integritas.” Ia menekankan bahwa pejabat administrator tidak hanya dituntut memiliki kemampuan manajerial dan profesionalisme, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam menjaga nilai kebangsaan dan integritas.

“Seorang administrator tidak cukup hanya memiliki kemampuan manajerial. Ia harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam berpikir dan bertindak, serta memegang teguh integritas. Jabatan adalah amanah, sehingga setiap keputusan dan kebijakan harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.


Andi Ina menegaskan, Pancasila harus menjadi kompas dalam setiap pengambilan keputusan, sedangkan integritas merupakan harga mati yang tidak boleh ditawar. Menurutnya, tanpa kedua nilai tersebut, kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan akan kehilangan arah serta berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat.

“Pancasila adalah kompas kita dalam memimpin. Integritas adalah harga mati. Jangan pernah menggadaikan prinsip hanya demi kepentingan sesaat. Bangun pemerintahan dengan kejujuran, ketegasan, profesionalisme, dan keberanian mengambil keputusan yang benar,” tegas Andi Ina.

Ia juga mengingatkan para peserta agar materi yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas di instansi masing-masing.

“Jangan berhenti pada teori. Setelah kembali ke instansi masing-masing, tunjukkan bahwa Saudara adalah pemimpin yang mampu bekerja, mampu mengambil keputusan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Jadikan integritas dan Pancasila sebagai napas dalam setiap pengabdian,” pungkasnya.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Barru mendorong para peserta PKA Angkatan III untuk membawa semangat kepemimpinan yang berintegritas, berlandaskan Pancasila, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat ke lingkungan kerja masing-masing.

Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintah LAN RI Makassar, Dr. Muhammad Aswan, M.Si., mengapresiasi kehadiran Bupati Barru sebagai narasumber. Ia menilai pengalaman Andi Ina dalam memimpin daerah dapat menjadi inspirasi bagi peserta untuk memperkuat kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan.

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan III tersebut diikuti 40 peserta dari berbagai instansi pemerintah daerah dan kementerian. 

Peserta berasal dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Kota Makassar, Kabupaten Morowali, Kabupaten Banggai, Kabupaten Takalar, Kabupaten Mamuju, Kabupaten Luwu, Kabupaten Mamasa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Seram Bagian Barat, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (syam)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama