Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

PM Morrison: Ekonomi Indonesia Terus Alami Kemajuan Dalam Berbagai Sektor

PM Australia Scott Morrison (kiri) dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)

Indonesia-Australia Sepakat Tingkatkan Hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Indonesia dan Australia sepakat untuk terus menjalin hubungan bilateral yang baik di masa mendatang. Dalam kunjungan resmi Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, ke Istana Kepresidenan Bogor, pada Jumat, 31 Agustus 2018, kedua negara sepakat untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang.

"Kami menyambut baik peningkatan hubungan dari comprehensive partnership menjadi comprehensive strategic partnership," ujar Presiden Jokowi dalam pernyataan pers-nya bersama PM Morrison usai pertemuan.

Selain itu, Indonesia dan Australia juga menekankan pentingnya keterbukaan ekonomi dan penghormatan hukum internasional serta kedaulatan masing-masing negara.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Simon Birmingham menandatangani deklarasi selesainya negosiasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement.

"Perjanjian IA-CEPA direncanakan akan ditandatangani pada akhir tahun ini," ujar PM Morrison.

PM Morrison mengatakan keberhasilan ekonomi Indonesia itu penting bagi Australia, bagi kawasan, bahkan bagi dunia. Menurutnya, ekonomi Indonesia terus mengalami kemajuan dalam berbagai sektor.

"Kami ingin menjadi bagian (kemajuan) itu bersama. Jadi kesepakatan hari ini sangat menggembirakan untuk masa depan kedua negara kita," lanjut PM Morrison.

Presiden Jokowi dan PM Morrison juga menyaksikan langsung penandatanganan tiga MoU hasil kesepakatan kerja sama kedua negara di bidang ekonomi kreatif, keamanan siber, serta transportasi.

Tak lupa, komitmen tinggi Indonesia-Australia untuk terus berkolaborasi dalam penanganan isu kawasan dan dunia juga turut dibahas dalam pertemuan tersebut. Termasuk di dalamnya terkait pemberantasan terorisme, melenjutkan komunikasi pengembangan konsep Indo-Pasifik, serta mengenai isu Palestina.

"Indonesia adalah pilihan mitra yang tepat untuk bekerja sama guna menjaga keamanan kawasan dan dalam konteks yang lebih luas, (keamanan) dunia," ucap PM Morisson seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jumat (31/8/2018).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama