TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

SLB Sindangsari Dapat Bantuan Rp 175 Juta dari Pemerintah Pusat untuk Rehab Gedung Sekolah


CIAMIS (wartamerdeka.info) - Sekolah Luar Biasa (SLB) Sindangsari di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Al Ihsan yang bertempat di Desa Sindangsari Kecamatan Cikoneng Ciamis kini tengah giat membangun (merehab) sejumlah ruang belajar.

Sekolah yang memiliki 40 siswa dengan bermacam tuna", seperti tuna grahita, tuna rungu, tuna daksa dan lainya yang tersebar dari jenjang TK hingga SMA sederajat ini memang baru saja mendapat bantuan dana dari Pemerintah pusat.

Menurut Kepala SLB Sindangsari Kures, sekolah yang dipimpinnya mendapat bantuan dana sebesar Rp 175.000.000 yang bersumber dari APBN Murni Tahun 2018 untuk merehab 7 ruangan yang dikerjakan dengan swakelola,

"Tahun ini kami mendapatkan bantuan dari Pemerintah pusat sebesar Rp 175 juta yang bersumber dari APBN murni Tahun anggaran 2018. Anggaran segitu untuk merehab tujuh ruangan dan taman sepertinya memang tidak akan mencukupi" terangnya, kemarin.

Diungkapkan, selain mengganti atap menggunakan baja ringan yang dicampur dengan kayu karena baja ringan tidak kuat digunakan untuk menopang atap, pihaknya juga membuat taman dengan time line 2 bulan hingga bulan September mendatang.

Dia berharap pembangunan rehab sekolahnya tersebut bisa selesai sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

Tetapi sayangnya pengerjaan tersebut  tidak disertakan papan proyek yang gunanya untuk menginformasikan sumber dana dan jumlah anggaran proyek tersebut kepada masyarakat sekitar.

Namun, menurut Kures, hal itu tidak masalah karena tidak ada dalam juklak untuk memasang papan proyek dan bahkan pernah dikontrol dari kementrian tidak ada masalah.

"Tidak maslah jika gak memasang papan proyek juga, karena tidak ada dalam juklak untuk memasang papan proyek karena dikerjakanya secara swakelola bahkan kemarin ini sudah ada tim dari kementrian dan tidak ada masalah," paparnya. (Brata)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama