Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Beberapa Posko Dirusak, Ketua MPC PP Tangsel Intruksikan Anggotanya Menahan Diri


TANGSEL (wartamerdeka.info)  - Aksi anarkis massa Forum Betawi Rempug (FBR) usai merayakan Milad ke 17 di kawasan Graha Raya, Serpong Utara, Tangerang Selatan meresahkan masyarakat. Pihak kepolisian dinilai lambat mengetahui adanya potensi tindak pidana oleh massa FBR yang berkonvoi.

"Kita sudah berkomitmen menjaga kondusifitas Tangsel saat perayaan milad mereka. Sudah tahu massa (FBR) lagi kumpul, pulangnya konvoi. Kenapa tidak dikawal," ungkap Muhammad Reza AO, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Tangerang Selatan, Selasa (11/9/2019).

Menurutnya, massa PP sebelumnya diinstruksikan untuk tidak berkumpul di pos-pos selama prosesi Milad FBR. Namun akhirnya karena tidak ada pengawasan aparat, malah beberapa posko PP dirusak oleh massa FBR yang berkonvoi.

"Sekarang saya instruksikan kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila Tangsel, dari MPC, PAC hingga ranting untuk standby di posko masing-masing. Sifatnya hanya berjaga, jangan ada yang bergerak. Untuk menjaga kondusifitas wilayah Tangsel," tandasnya.

Sebelumnya, sore tadi beberapa posko PP dirusak oleh massa FBR yang baru pulang dari menghadiri Milad di kawasan Graha Raya Bintaro, Serpong Utara. Bentrok pun sempat terjadi di sekitar Pamulang. Namun bisa diredam oleh aparat Kepolisian.

Hingga saat ini kondisi di kawasan Tangerang Selatan masih cukup panas. Di Sekretariat MPC PP Tangerang Selatan sendiri, pada anggota sudah bersiaga. Polisi pun telah datang untuk mencegah adanya potensi bentrok susulan. (Badar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama