Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Wakil Bupati Karo Canangkan Bhakti Sosial Terpadu TNI-KB–Kesehatan


KARO (wartamerdeka.info) - Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan pencanangan Bhakti Sosial Terpadu TNI-KB-Kesehatan Tahun 2018, bersama Kodim 0205 Tanah Karo. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang di lapangan Kodim 0205/TK, Kamis (27/09/2018) dengan tema, “Dengan semangat gotong royong dan sinergi, kita jadikan kampung KB sebagai poros keluarga berkualitas”.

Program kependudukan Keluarga Berencana (KB) dan pembangunan keluarga melalui kegiatan Bhakti Sosial Terpadu TNI-KB –Kesehatan, meningkatkan kesertaan masyarakat dalam program Keluarga Berencana, program kependudukan Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga dapat menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan desa.

Kegiatan ini melibatkan peserta dari unsur OPD terkait, para Camat, TNI, Persit, pimpinan Puskesmas se – Kabupaten Karo, Petugas Lapangan Keluarga Berencana, Aseptor KB dan masyarakat.

Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang dalam sambutannya mengatakan, pencanangan Bhakti Sosial Terpadu TNI-KB-Kesehatan berkaitan erat dengan pengembangan kegiatan prioritas pembangunan bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembanguan keluarga. Utamanya pengendalian jumlah penduduk.

"Ini menjadi sangat penting ditinjau dari berbagai sudut pandang. Permasalahan kependudukan baik kuantitas dan kualitas penduduk harus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, program KB harus digarap secara serius agar tidak terjadi ledakan penduduk dimasa akan datang, hal ini berarti menjadi tanggung jawab kita baik pemerintah, pihak swasta maupun masyarakat," jelas wakil Bupati.

Ditambahkannya, pencanangan Bhakti Sosial Terpadu TNI-KB-Kesehatan adalah momentum yang strategis untuk memperbaiki kualitas kehidupan secara berkelanjutan sehingga terbentuklah keluarga yang harmonis, lestari, tegar dan tangguh dalam menghadapi permasalahan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Mari selalu kita sosialisasikan 'dua anak cukup'. Dengan dua anak merupakan potret keluarga ideal yang merupakan keluarga sejahtera, menjadikan kehidupan keluarga yang saling toleran dan menghormati, saling berbagi kasih sayang baik antar sesama anggota keluarga maupun keluarga lain dan masyarakat luas, ” tandasnya.

Di sela sela kegiatan pencanangan bhakti sosial TNI – KB – Kesehatan tersebut diisi juga dengan kegiatan pelayanan KB Implant dan pendonoran darah. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0205/TK Letkol Inf Taufik Rizal, Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Dra. Rabiatul Adawiyah, Unsur FKPD Karo, Kepala Dinas PPKB Drs. Seruan Sembiring, Kadis PPPA dr. Hartawaty, dan Direktur RSU Kabanjahe dr. Arjuna, serta IBI Kab Karo.(Flaia)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama