Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Warga Dua Desa Di Mesuji Nyaris Bentrok


MESUJI (wartamerdeka.info) - Dua kelompok warga di Dusun Rawa Sari, Desa Mekar jaya, dan kelompok warga Desa Kagungan dalam Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, nyaris bentrok, sabtu (29/9) siang. 

Hal itu diduga dipicu terkait sngketa hasil panen sawit di kebun yang masih dalam sengketa.

Awalnya, kelompok warga Desa Mekar jaya memanen buah sawit di kebun yang disengketakan dengan oknum kelompok warga dari Kagungan dalam. Kelompok warga Kagungan dalam datang dan melarang serta meminta hasil panen dari kelompok Mekar jaya yang memanen buah sawit itu. 

Kedua kelompok lantas bersitegang dan adu mulut di lokasi perkebunan sawit Dusun Rawa Sari Desa Mekarjaya.


Di saat yang genting, aparat desa datang menengahi pertikaian kedua kelompok ini. Semua alat panen dan buah sawit yang telah dipetik pun diamankan. 

"Situasi sudah tenang. Aparat desa telah mengamankan alat panen dan buah yang telah dipanen," terang Topo (51), salah satu warga Desa Mekarjaya tadi siang.

Kapolsek Tanjung Raya menerjunkan 15 personil guna untuk keamanan dan antisipasi timbulnya keributan di (TKP) Tempat Kejadian Perkara yang di bantu oleh TNI dan satuan (POLPP) Polisi Pamong Praja.

Iptu Muhamad Ataka Kapolsek Tanjung Raya menghimbau kepada masyarakat,agar tidak mudah terpancing isu dari oknum yang menciptakan atau menginginkan keributan, karena dijaman sekarang ini informasi sangat cepat sekali didapat melalui medsos juga lewat handpone.

Ketua DPRD Fuad Amrulloh yang juga ada di TKP sepulang sidang paripurna saat dikonfirmasi terkait sengketa lahan, mengatakan, dirinya sebagai Ketua DPRD dan beberapa intansi akan menyampaikan ke BPN untuk melakukan tindak lanjut,sebab kalau tidak ditindak lanjuti ada potensi potensi keributan.

Belum lama ini DPRD mensupot pembentukan BPN di kabupaten Mesuji, salah satunya mendekatkan lembaga yang mempunyai kapasitas atau otoritas penyelesaian sengketa lahan di kabupaten Mesuji.

Fuad juga menghimbau kepada masyarakat,apapun masalahnya jaga kondisifitas,pasalnya,semua persoalan tidak ada yang tidak bisa diselesaikan.

"Persoalan  yang kita hadapi ini tetap harus diselesaikan sesuai koridor hukum," katanya. (Muslim)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...