Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Kemenpora Beri Penghargaan untuk Kota dan Pemuda Berprestasi

Menpora Imam Nahrawi memberikan penghargaan kepada pemuda berprestasi dan Kota Layak Pemuda di Balai Samudera, Jakarta, Senin (29/10) malam 

JAKARTA (wartamerdeka.info)  -  Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Indonesia melalui Deputi Pengembangan Pemuda menganugerahkan penghargaan kepada 39 pemuda Indonesia dan 20 Kota Layak Pemuda di Indonesia pada Senin (29/10) malam di Balai Samudera Kelapa Gading, Jakarta.Utara.

Bertajuk "Bangun Pemuda, Satukan Indonesia," Malam Anugerah Kepemudaan ini dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi; Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni'am Sholeh; sejumlah Eselon I dan II di Kementerian Pemuda dan Olahraga; Deputi Kemenko PMK, dan Bupati/Walikota se Indonesia.

"Anugerah Kepemudaan ini merupakan komitmen dan perhatian tinggi pemerintah, khususnya terhadap pengembangan pemuda di tanah air. Mereka terpilih melalui seleksi ketat, berjenjang, dan komprehensif selama beberapa bulan terakhir, yang berlangsung sejak awal tahun 2018," ujar Asrorun Ni'am Sholeh, Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora.

Ke-39 pemuda berprestasi terpilih berkat kontribusinya membangun kota dan komunitas. Mereka terbagi dalam beberapa kategori, di antaranya:

Pemuda pelopor bidang pendidikan, pemenang pertama terpilih dari Sulawesi Barat berkat pembangunan kampung pendidikan,
Pemuda pelopor bidang sumber daya alam, lingkungan hidup dan pariwisata, pemenang utama dari Sumatera Barat berkat pelestarian hutan bakau dan terumbu karang.

Pemuda pelopor inovasi teknologi, dimenangkan oleh pemuda dari DKI Jakarta berkat aplikasi mengatasi sampah yang diciptakannya.
Pemuda pelopor pangan, serta agama dan budaya, dimenangkan oleh pemuda dari Sumatera Barat dan Jawa Timur.

Kategori pemuda berprestasi lainnya mencakup kategori wirausaha berprestasi di bidang pangan, kuliner, perdagangan dan jasa; penggerak wirausaha berprestasi, pemuda berprestasi tingkat internasional, dan pemuda difabel berprestasi.

Untuk meningkatkan mutu standardisasi kepemudaan di seluruh Indonesia, Kemenpora juga menetapkan 20 Kota Layak Pemuda. Tujuannya, agar setiap kota dan kabupaten di Indonesia bisa menetapkan kriteria khusus dalam mengembangkan potensi pemuda yang berusia 16 sampai 30 tahun, seperti diatur dalam Undang-Undang (UU) dan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga No.11 Tahun 2017.

Beberapa hal yang menjadi kriteria khusus penilaian Kota Layak Pemuda, antara lain: regulasi pemerintah daerah terhadap kepemudaan, penganggaran dan fasilitasi, kegiatan kepemudaan, ketersediaan program, serta infrastruktur program kepemudaan. Terbagi dalam tiga kategori, masing-masing pemenang utama dari setiap kategori Utama, Madya, dan Pratama, antara lain Kabupaten Sumenep, Jawa Timur; Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan; dan Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pemuda merupakan agen perubahan. "Karenanya, pemuda Indonesia harus berpedoman pada intelektualitas, integritas tinggi, serta karakter pemimpin yang peduli dan profesional. Ini penting untuk menjawab berbagai peluang dan tantangan bangsa Indonesia saat ini, tentunya dengan menjunjung tinggi pada nilai nasionalisme dan persatuan," ujar Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia.


  • Apalagi, saat ini, jumlah penduduk berusia produktif jauh lebih besar dibanding penduduk kurang produktif. Ini menjadi keunggulan dari bonus demografi yang sedang dialami Indonesia.


Bonus demografi muncul saat rentang usia produktif (15-64 tahun) berada pada angka 70% dari total jumlah penduduk. Dengan kata lain, jumlah 70% ini akan menjadi penyokong hidup 30% usia nonproduktif, atau yang berusia di bawah 15 TAHUN DAN di atas 65 tahun. Menurut Biro Pusat Statistik (BPS), Indonesia akan mengalami puncak bonus demografi pada tahun 2025-2030.

"Bangsa ini dianugerahi bonus demografi yang tidak dimiliki bangsa lain. Setiap pemuda berprestasi terpilih ini nantinya akan mendalami berbagai pembinaan pemuda secara intensif serta berkontribusi lebih luas lagi dalam organisasi kemasyarakatan. Dengan demikian, akan tumbuh karakter pemimpin yang kuat untuk membangun bangsa Indonesia dan membuatnya semakin disegani di tengah dunia," tambah Asrorun Ni'am Sholeh.(PRNewswire)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...