Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Ny. Iir Wuryanto : Balita jangan dipinjami Handphone


BATANG (wartamerdeka.info) - Isteri Pangdam IV/Diponegoro yang juga selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IV/Diponegoro Ny. Iir Wuryanto, dalam lawatan kunjungan kerjanya di Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 0736/Batang, Selasa (30/10/2018) di Makodim 0736/Batang, berharap kepada segenap anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Dim 0736/Batang untuk tidak meminjamkan alat komunikasinya atau Handphone nya kepada putra-putrinya yang masih Balita.

"Balita jangan dipegangi Handphone. Memang itu salah satu obat agar balita tidak rewel, hanya karena untuk mendiamkan  anak-anaknya tidak nangis atau rewel, namun hal itu dapat mencelakai jiwa balitanya", ujarnya.

Dapat menimbulkan anak-anak ibu menjadi apatis, jadi autis maupun egois, lanjutnya.

"Dengan memberikan pinjaman Handphone walaupun satu handphone, dia nantinya tidak butuh teman dan tidak dapat bersosialisasi", ungkapnya.


"Berikan pinjaman permainan yang mendidik bagi putra-putri balita ibu, janganlah rusak putra-putri ibu dengan handphone. Tolong, jaga anak-anak ibu, jangan anak-anak pegang handphone. Biarka balita ibu menangis, nanti lama-lama juga terbiasa. Anak pegang handphone ada waktunya, karenanya ibu harus disiplin mendidik anak-anaknya mulai dari kecil", tuturnya.

Dikatakan, untuk mendidik anak-anaknya, dengan memberikan ilmu agama atau mengaji untuk membangun ahklaknya, karena akhlak sebagai pondasi anak agar anak mempunyai pondasi kuat untuk menyongsong masa depannya yang baik. Bila pondasi anak dijaman sekarang tidak kuat, akan goyah", terangnya.

Dan bagi ibu-ibu yang mempunyai anak yang sudah remaja, berikan mereka pendidikan agama sesuai tuntunan akidah agama. "Pergaulan anak remaja semakin marak, karenanya ibu harus memberikan pengawasan ketat kepada anak, agar anak tidak terjerumus pergaulan negatif seperti narkoba, dan sebagainya", terangnya.(R)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...