Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Pohon Pisang Terbesar Di Dunia Ditemukan Di Pedalaman Papua

Inilah pohon pisang terbesar di dunia yang berada di tanah Papua

Indonesia menjadi salah satu Negara yang memiliki pohon pisang terbesar di dunia, namun tidak banyak yang mengetahui keberadaan dari pohon tersebut, bahkan warga pribumi sendiri. Pohon pisang super raksasa ini tumbuh di daratan pedalaman Papua, tepatnya di Arfak – Papua bagian barat. Tumbuhan ini memiliki tinggi batang dapat mencapai tinggi 25 meter dan memiliki diameter patang kurang lebih hingga 2 meter.

Diameter pohon pisang raksasa di Papua tersebut setara dengan keliling pelukan dua orang dewasa yang melingkar. Daun pisang itu sendiri memiliki panjang sekitar 5 meter dengan lebar daun kurang lebih hingga 1,60 meter. Satu lembar daun bia untuk bungkus ratusan nasi lemak.

Menurut pendapat dari masyarakat Papua khusnya yang berdiam di Kabupaten Fakfak, mereka dapat melihat pohon pisang super tersebut dari pinggir jalan karena begitu tingginya pohon tersebut menjulang ke atas.

Dalam menyebut pohon pisang raksasa tersebut warga setempat menyebutnya dengan ungkapan Weyya, begitulah bahasa warga setempat terhadap pohon pisang tersebut.

Pisang raksasa atau giant banana papua pisang tersebut memiliki nama lain yaitu Pisang Musa Ingens, pertama kali ditemukan di daratan tinggi Papua oleh Jeff Daniells pada tahun 1989.


Tumbuhan pisang raksasa ini hidup di dataran tinggi yang memiliki ketinggian antara 1000 sampai dengan 2000 meter diatas permukaan ait laut.

Pohon pisang musa ingens ini sekali berbuah dalam satu pohon bisa berbobot mecapai 30 kg – 60 kg dengan tinggi pohon dapat mencapai ukuran 20 meter. Dan besar buah pisang ini bisa mencapai besar ukuran bayi manusia.

Hingga kini pohon pisang tersebut menjadi pohon pisang terbesar di dunia. (Fatah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...