Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Posyandu Belimbing Kelurahan Sekarjaya Bagikan Obat Kaki Gajah


OKU (wartamerdeka.info) - Posyandu "Belimbing" Rt /Rw. 15/05 Kel. Sekarjaya kec. Baturaja Timur OKY berperan aktif mendukung  program pemerintah, untuk mencegah penyakit kaki gajah.

Ini sesuai dengan imbauan Dinas Kesehatan Kab OKU kepada  puskesmas dan posyandu yang ada di Kab. OKU untuk turut berpartisipasi serta mensosialisasikan dampak dari penyakit kaki gajah serta membagikan obat kaki gajah tersebut ke semua penduduk.

Dan obat kaki gajah ini  dapat diambil di puskesmas - puskesmas setempat.

Bagi warga yang belum tahu tempat pengambilannya akan ada petugas yang  mendatangi dari rumah - ke rumah.

Setiap Kepala Keluarga akan mendapatkannya, sesuai dengan jumlah anggota keluarga.

Ibu Herlina salah satu kader posyandu "Belimbing," yang ikut serta membagikan obat tersebut,Jum'at (11/10/2018), menyatakan, kadang ada obat tersebut  efek sampingnya, yang dapat membuat pusing dan mual - mual bagi yang mengkonsumsinya.

"Namun itu tidak berbahaya," jelas Herlina.

Rika Safitri Am.Keb. salah seorang Bidan puskesmas menjelaskan, adapun yang dilarang untuk mengkonsumsi obat tersebut adalah ibu hamil, ibu menyusui dan usia lanjut.

"Serta yang mempunyai riwayat penyakit seperti, darah  tinggi, ginjal, kencing manis, atau penyakit yang sulit sembuh / permanen," ungkapnya pada wartamerdeka.info.

Bidan Rika Safitri Am.Keb. yang bertugas di Puskesmas Sekarjaya kec. Baturaja Timur menambahkan bahwa, pembagian obat ini sudah berlangsung mulai dari hari Kamis, (4/10/2018) yang lalu. (maret)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama