Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Prajurit TNI Bagikan 3.000 Nasi Bungkus di Pasar Masomba Palu


PALU (wartamerdeka.info) -  Prajurit TNI dari Komando Distrik Militer 1306/Donggala (Kodim 1306/Donggala) membagikan 3.000 nasi bungkus kepada warga masyarakat korban bencana gempa dan tsunami yang berada di sekitar Pasar Inpres Masomba, Jl. Tanjung Manimbaya, Kel. Lolu, Kec. Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (10/10/2018).

Kegiatan pasar tradisional Masomba yang terletak di jantung Kota Palu sejak pagi hari sudah mulai didatangi warga. Meski belum seramai pada hari biasa sebelum gempa, di pasar itu warga sudah mulai melakukan transaksi jual-beli.

Memang belum banyak pedagang yang membuka lapak, tetapi berbagai kebutuhan dapur warga mulai tersedia seperti beras, ayam, daging, ikan, sayuran, bumbu dapur, dan bahan kebutuhan lain mulai dapat dibeli di pasar itu.

Komandan Kodim 1306/Donggala Letkol Kav Made Maha Yudiksa yang turun langsung membagikan makanan gratis tersebut mengatakan bahwa pembagian nasi bungkus kepada warga masyarakat korban bencana gempa bumi dan tsunami dilakukan oleh anggota Kodim 1306/Donggala bekerjasama dengan Bank Mandiri, PLN dan PT Telkom.


Menurut Letkol Kav Made Maha Yudiksa, pembagian makanan tersebut bertujuan untuk menarik minat masyarakat datang kembali ke Pasar Masomba, agar roda perekonomian kembali berjalan.  “Setiap hari kami membagikan 3.000 bungkus makanan siap saji kepada warga masyarakat yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami baik itu pedagang, pembeli dan warga masyarakat disekitar pasar,” ujarnya.

“Saat ini, sudah mulai terlihat berbagai aktivitas masyarakat, baik di pasar maupun dalam kehidupan sosial lainnya, mereka sudah mulai tumbuh rasa keyakinan dan kenyamanannya, sehingga tidak ragu lagi untuk berjualan atau membeli berbagai kebutuhan, baik di pasar maupun di pusat perdagangan lainnya,” kata Letkol Kav Made Maha Yudiksa abituren Akmil 1999.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama