TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

SPKKL Sambas Bakamla RI Tertib Gerakan Ayo Inventarisasi BMN 2018


SAMBAS (wartamerdeka.info) - Gerakan "Ayo Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) 2018" masih terus digalakkan. Hal itu dapat dibuktikan dengan adanya kegiatan inventarisasi di Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas Bakamla RI, beberapa hari lalu.

SPKKL Sambas yang dikepalai oleh Arief Purwantono, S.E., turut mendukung kelancaran berlangsungnya kegiatan inventarisasi. Inventarisasi BMN difokuskan pada peralatan utama keamanan dan keselamatan laut (alutkamla), yang sesuai dengan standar SPKKL Bakamla RI. Peralatan tersebut antara lain Radar, Automatic Identification System (AIS), Long Range Camera (LRC), dan peralatan komunikasi Global Maritime Distress and Safety System (GMDSS) tipe A2.

Kepala dan seluruh awak SPKKL Sambas, terbilang cukup apik dalam mengakomodir kelengkapan dan kerapihan arsip BMN sehingga memudahkan kegiatan pemeriksaan inventaris.

Kegiatan yang berlangsung pada 3-5 Oktober 2018 ini, diusung oleh Bagian Pendayagunaan dan Penatausahaan BMN, Biro Sarana dan Prasarana Bakamla RI. Terletak di Jl. Penjajap Timur, Pemangkat Kab. Sambas, Tim Inventarisasi BMN yang terdiri dari Staf Bagian Pendayagunaan dan Penatausahaan BMN antra lain Ardian Noverianto, Kubu Yuniar P., dan Teuku Mukhlis A.G., melaksanakan kegiatan inventarisasi dengan maksimal.

Dengan dilaksanakannya inventarisasi di SPKKL Sambas, hal ini menyatakan bahwa sudah dua Zona Maritim Kamla yang telah berhasil diinventarisasi. Menurut rencana, tujuan inventarisasi selanjutnya adalah Zona Maritim Tengah yang akan berlangsung pada pertengahan bulan Oktober 2018.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama