TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Bamsoet: Demi Kemajuan PP, Seluruh Anggota dan Kader Harus Berkegiatan Positif

Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo (paling kanan) hadiri peresmian kantor baru MPN PP

JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kantor Sekretariat baru Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila (PP), yang berada di Jalan Pejaten Barat No. 30, Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan diresmikan, Rabu (14/11). Seluruh anggota dan kader bisa memfungsikan kantor tersebut untuk kegiatan positif demi kemajuan PP.

"Kantor baru, semangat juga harus baru. Dari kantor inilah, Pemuda Pancasila membaktikan dirinya sebagai think tank bangsa. Menjadi penjaga dan pengayom segenap elemen bangsa," tegas Ketua DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi Pemuda Pancasila, Bambang Soesatyo (Bamsoet), saat peresmian.

Menurutnya, kantor tersebut sebagai mercusuar menjaga nilai-nilai ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945. Berbagai kegiatan diskusi, konsolidasi, dan sejenisnya harus dihidupkan di kantor Pemuda Pancasila.

“Jangan sampai kantor ini seperti makam yang tak ada aktifitasnya. Sejak awal didirikan, Pemuda Pancasila sudah menjadi penjaga ikatan persatuan bangsa dan pengisi kemerdekaan. Ini tidak boleh pudar," ucapnya.

Bamsoet mengingatkan agar anggota dan kader PP terus bisa bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Era digitalisasi, membuat transfer informasi sangat cepat dengan aplikasi media sosial.

“Berbagai kerja nyata di lapangan maupun ide dan gagasan yang dilakukan Pemuda Pancasila harus disosialisasikan melalui berbagai platform media sosial maupun teknologi informasi. Bila perlu, bisa juga dibuat aplikasi Pemuda Pancasila yang bisa diunduh di smartphone setiap orang,” ujar Bamsoet.

Melalui internet, lanjutnya, PP bisa menyebarkan nilai-nilai ideologi Pancasila ke dunia luas. "Tak menutup kemungkinan Pemuda Pancasila menjadi go internasional membawa nilai Pancasila ke berbagai penjuru negara," jelasnya.

Hadir dalam acara ini antara lain Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soeryosoemarno, Wakil Ketua Umum PP Yorris Raweyai, Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo, Ketua DPN Srikandi Srimaya serta sejumlah Ketua MPW Pemuda Pancasila. (Badar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama