// Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV // Atletico Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Barcelona, setelah Cubarsi (Barcelona) diusir dari lapangan Camp Nou. //

Pineapple Tsunami setinggi 80 cm terpantau, peringatan dikeluarkan di lepas pantai Iwate, Hokkaido, dan Aomori
Gempa bumi kuat telah melanda Jepang Utara. Peringatan dan imbauan tsunami telah diberlakukan.
Badan Meteorologi Jepang mengatakan gempa berkekuatan 7,5 terjadi di lepas pantai Sanriku, Prefektur Iwate pada pukul 16.52, dan memiliki intensitas di atas 5 pada skala Jepang 0 hingga 7 di daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Harga minyak mentah Brent naik lantaran keterangan yang bertentangan


Kenaikan tajam menyusul serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz dan pesan-pesan yang bertentangan tentang prospek negosiasi ulang antara Amerika Serikat dan Iran.

Baca selanjutnya...

 


Hingga 2020, Ditargetkan 10 Juta Pekerja Informal Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan


TANGSEL (wartamerdeka.info) - Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis menyatakan, pemerintah menargetkan hingga  tahun 2020, sebanyak 15 persen pekerja informal mendapatkan jaminan sosial pekerja.

”Data kita, ada 120 juta pekerja. Untuk informalnya sebesar 65 juta. Jadi, kalau 15 persennya dari pekerja informal sekitar 9-10 juta,” tandasnya,  kemarin.

Peserta yang sudah ikut jaminan ketenagakerjaan akan ditanggung seluruh biaya pengobatannya sampai sembuh bila mengalami kecelakaan. ”Kita akan cover semuanya, pengobatan sampai gaji bulanan pekerja tersebut selama masa pengobatan sampai sembuh,” tambahnya

Sosialisasi supaya pekerja informal ikut jaminan ketenagakerjaan terus dilakukan.  ”Dengan ikut program jaminan, dengan membayar premi Rp16.800, semuanya akan dilindungi ketika mengalami kecelakaan kerja. Contoh kasus tukang ojek mengalami kecelakaan hingga patah tulang. Perlu dana untuk pengobatannya sampai Rp100-Rp300 juta. Biaya tersebut kita yang tanggung. Keluarganya juga, akan mendapatkan biaya bulanan sesuai dengan jaminan pekerja informal yang diambil,” pungkasnya.

Pada kesempatan lain Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan sosialisasi untuk keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan telah dilakukan, dengan menerbitkan Keputusan Walikota supaya pekerja diikutsertakan dalam jaminan sosial.

Pemkot Tangsel sendiri telah mengajak 13 ribu pengemudi ojek untuk bergabung jaminan sosial. ”Ada sekitar 65 persen pekerja produktif dari total 1,4 juta jiwa dan pelaku usaha mikro jumlahnya kisaran ratusan ribu. Adanya jaminan untuk pekerja informal tentunya akan menjamin kelangsungan kesejahteraan pekerja informal dan keluarganya, ketika mendapatkan kecelakaan,” sebutnya.
(Tatang)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama