TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Mantan Napi Korupsi Diangkat Jadi Dirut PDAM, Aliansi Masyarakat Peduli Lahat Demo


LAHAT (wartamerdeka.info)  -  Aliansi Masyarakat Peduli Lahat  (AMPL) menggelar aksi demo di halaman DRPD Lahat dan Pemkab Lahat.  Puluhan aktivis ini mengecam keras terkait pengangkatan Dirut PDAM Cholil Mansyur yang diketahui merupakan mantan narapidana tindak pidana korupsi  BPBD tahun 2011.

Salah satu pendemo meminta kepada Bupati Lahat untuk mencopot Dirut PDAM tersebut   yang merupakan  kakak kandung dari Bupati Lahat.

"Pengangkatan  Cholil Mansyur ini diduga ada indikasi KKN, " teriak pendemo.

Aksi demo ini mendesak bupati Lahat untuk mencopot Dirut PDAM yang baru saja dilantik.

"ini adalah rezim untuk mengamankan jabatan Bupati Lahat,"   teriak koordinator aksi Syaikh di depan kantor Bupati Lahat.

Aksi demo dari AMPL Kabupaten Lahat kamis (15/11) menyampaikan aspirasi terkait masalah pelantikan Dirut PDAM Cholil Mansyur masih kakak kandung Bupati Lahat agar dicopot karena beliau adalah mantan koruptor.

Aksi demo ini dikawal dari Polres Lahat dan satuan Pol PP sementara pendemo mmendekati pintu masuk kantor Bupati Lahat sambil meneriakan " bapak sekda turun temui kami " ujar koordinator aksi  Syaikh.

"Di sini ada indikasi jual beli jabatan, "  ujar Sundan, seorang orator demo sambil memegang toa.

Mereka dihadang  Satpol PP,  sehingga tidak bisa menerobos masuk untuk menemui sekda. Sedangkan Bupati Lahat tidak ada di tempat.  Menurut informasi,  bupati sedang dinas luar kota. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama