Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Presiden Jokowi: Tingkatkan Kerja Sama Maritim


SINGAPURA (wartamerdeka.info) -  Kerja sama maritim harus ditingkatkan untuk memastikan terwujudnya keamanan maritim, sehingga dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat perdamaian dan stabilitas.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam ASEAN-India Informal Breakfast Summit yang digelar di Suntec Convention Centre, Singapura, pada Kamis 15 November 2018.

"Indonesia, ASEAN, dan India memiliki shared vision kerja sama maritim dengan menekankan upaya untuk memperkuat investasi dan perdagangan, menjaga keberlanjutan sumber daya laut, dan meningkatkan keamanan maritim," ujar Presiden.


Presiden meyakini bahwa semua upaya tersebut bisa dicapai bila kita memperkuat kawasan Indo-Pasifik yang mengedepankan kerja sama maritim, konektivitas, dan pembangunan berkelanjutan, bukan mengedepankan persaingan.

"Kerja sama maritim adalah kunci utama kemitraan ASEAN-India. Laut yang aman adalah _common destiny_ kita," tutur Presiden.

Melalui kerja sama Indo-Pasifik, lanjut Presiden, kemitraan ASEAN-India akan semakin erat.

"ASEAN-India akan terus tumbuh lebih sejahtera, dan ASEAN-India dapat terus berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas dan kemakmuran kawasan," kata Kepala Negara, seperti dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden,  Bey Machmudin,  yang diterima siang ini.

Dalam pertemuan tersebut, selain dihadiri oleh kepala negara/kepala pemerintahan ASEAN, juga dihadiri oleh Perdana Menteri India Narendra Modi.(Ar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama