TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Menjelang Musim Hujan BPBD, Antisipasi 7 Titik Banjir


INDRAMAYU (wartamerdeka.info)  - Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengantisipasi datangnya banjir seiring dengan mulainya musim hujan yang datang di Kabupaten Indramayu. Saat ini setidaknya terdapat 7 titik yang berpotensi menjadi penyebab banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut terungkap ketika berlangsung Rakor Siaga Bencana Banjir dan Longsor tingkat Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di BPBD Provinsi Jawa Barat, Rabu (14/11/2018) dan Rakor bersama BBWS Cimanuk – Cisanggarung, Kamis (15/11/2018) yang berlangsung di Cirebon.

Wakil Gubernur UU Ruzahnul Ulum yang membuka kegiatan tersebut mengatakan,  warga yang ada di Jawa Barat agar selalu waspada di lingkungan permukimannya jika terjadi cuaca buruk dan berhati-hati dalam perjalanan antar kota/Kabupaten.

Kemudian meminta kepada ketua RT/RW, kepala desa dan camat agar bersiaga dan melaporkan secepatnya titik-titik potensi rawan bencana kepada BPBD setempat dan BPBD Jabar.

Selain itu kepala daerah kabupaten/kota untuk lebih sigap memberikan atensi pada potensi bencana dan memberikan bantuan kepada kedaruratan di lokasi-lokasi kebencanaan.

“Untuk tingkat provinsi saat ini sudah dibuat SK Siaga Darurat, untuk itu ini harus segera dibreakdown di kabupaten/kota lainnya untuk menyiapkan tim serupa. Masalah kebencanaan bukan hanya tanggungjawan BPBD namun menjadi tanggungjawab semua SKPD,” tegas wagub.

Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Edi Kusdiana mengatakan, berdasarkan hasil Rakor dengan BBWS Cimanuk Cisanggarung sepanjang aliran sungai Cimanuk terdapat  52 titik kritis.

Namun untuk di Kabupaten Indramayu sampai saat ini yang cukup mendapatkan perhatian ekstra adalah sepanjang aliran sungai Bangkir hingga Waledan terdapat 7 titik tanggul yang masih kritis.

“Untuk memastikan hal itu, nanti kami tanggal 21 November mendatang akan susur sungai bersama dengan semua pihak,” tegas Edi.(Eko)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama