Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Lagu "Kemarin" Jadi Karya Terakhir Herman Gitaris Seventeen


TANGERANG (wartamerdeka.info)  -  Yulia Mochtar masih merasakan kesedihan ditinggalkan sang suami, Herman Sikumbang untuk selamanya.

Gitaris band Seventeen itu menjadi salah satu korban yang meninggal akibat hantaman gelombang tsunami yang terjadi di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, pada Sabtu (22/12) lalu.

Semasa hidupnya, Herman Sikumbang dikenal sebagai pencipta lagu-lagu yang dibawakan Seventeen.

Lagu berjudul "Kemarin" , menjadi karya terakhir mendiang Herman Sikumbang. Video klip lagu tersebut dipublikasikan pada tanggal 21 Desember 2016.


Memang sudah dua tahun yang lalu, namun lagu tersebut menjadi viral usai musibah tsunami yang merenggut ratusan nyawa itu.

Lagu tersebut seolah menggambarkan duka mendalam yang dirasakan keluarga yang ditinggalkan orang-orang terkasih dalam musibah tersebut.

Julia Mochtar bahkan mengungkapkan jika lagu ‘Kemarin’ akhir-akhir ini sering dinyanyikan di rumahnya.

Lagu yang dirilis pada 19 Februari 2016 ini mengisahkan tentang seseorang yang kehilangan orang terkasihnya untuk selamanya. (Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama