TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pendampingan UKM Oleh Dinkop & UKM Kab Cirebon, Agar Pengusaha Mandiri Dan Berdaya


CIREBON (wartamerdeka.info) -  Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Kabupaten Cirebon Jawa Barat bekerjasama dengan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon melakukan sosialisasi dan pendampingan inkubator pada pengusaha Mikro di 2 desa yang berada diwilayah  Kecamatan Tengahtani, dengan tema Fasilitasi Pengembangan Inkubator Teknologi dan Bisnis, bertempat di Hotel Apita, Kamis (20/12).

Menurut ketua penyelenggara kegiatan, Makarto,  kegiatan ini dilakukan atas permintaan setahun yang lalu dari para pengusaha yang ada di Kecamatan Tengahtani.

“Tiap tahun kita melakukan kegiatan  semacam ini dengan sasaran yang berbeda, output dari kegiatan ini diharapkan para pengusa mikro ini meningkat menjadi pengusaha kecil yang berdaya dengan pendampingan dari kami,” paparnya.

Masih menurut Makarto, pengusaha mikro merupakan pengusaha rumahan yang pembukuan keuanganya belum dibuat dan masih menyatu dengan keuangan dan kebutuhan rumah tangga yang lainnya sehingga diharapkan dari kegiatan ini mereka berupaya melakukan kegiatan usahanya menjadi lebih baik dan berdaya sehingga akan naik penghasilannya dan tercatat pembukuannya.

“Kami menggandeng akademisi agar lebih fokus dan lebih terarah kegiatannya, sehingga apa yang kami harapkan tercapai, karena pada dasarnya kami pemerintah lewat Dinas Koperasi dan UKM adalah melayani masyarakat dan memberdayakan masyarakat sesuai dengan program yang kami buat,” jelasnya.

Ditambahkan oleh Makarto , kegiatan ini dilakukan di akhir tahun karena memang dari pihak dinas menjadwalkan di akhir tahun.  Para peserta serius mengikuti materi yang disampaikan oleh akademisi Unswagati Cirebon. 

“Pada kegiatan ini kami lakukan kegiatan selanjutnya yaitu melakukan pendampingan bila mereka misalkan mau melakukan pembuatan izin P-IRT atau membuat merk produk mereka, kami lakukan pendampingan agar mereka lebih cepat mandiri, bila mereka berhasil maka kami sangat senang, berarti apa yang kami lakukan berfaedah bagi warga Cirebon,” pungkasnya sambil tersenyum.(Cipto)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama