Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polda Metro Tangkap Lima Pengeroyok Anggota TNI Dalam Waktu Singkat, Diapresiasi MPW PP DKI


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) DKI Jakarta, Thariq Mahmud, meminta seluruh pengurus, kader dan simpatisan PP tetap tenang. Sebab kasus pengeroyokan anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (10/12) lalu telah ditangani Polisi.

Menurut Thariq, video yang viral terkait keterlibatan oknum simpatisan dari PP dalam kasus tersebut harus disikapi dengan kepala dingin. Jangan sampai terpancing, sehingga malah memperkeruh suasana.

"Itu simpatisan, tapi sudah lebih dari tujuh bulan tidak aktif di kegiatan PP. Jadi saya instruksikan agar seluruh simpatisan, kader dan pengurus tetap tenang jangan memakan hoax," ujarnya, Jumat (14/12).

Thariq pun mengapresiasi kinerja Polda Metro Jaya yang dalam tempo singkat bisa menangkap lima tersangka pengeroyokan anggota TNI itu. "Kita ini ormas yang juga menjalin sinergi baik dengan instansi Polri dan TNI. Saya apresiasi kinerja polisi untuk kasus pengeroyokan, tapi masih ada PR untuk menguak siapa penyerang Mapolsek Ciracas," tuturnya.


Sementara Ketua Bidang Hubungan Masyarakat MPW PP DKI Jakarta, Boy Indra Tanjung mengimbau agar seluruh pengurus, kader dan simpatisan tidak lagi resah. Sebab semua sudah ditangani oleh aparat hukum.

"Semua kan sudah ada aturan hukumnya. Harus selalu cek ricek berita-berita yang beredar. Jangan apa-apa share ke grup ataupun medsos," tandasnya. (Humas PP MPW DKI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama