Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Angin Puting Beliung Kembali Terjang Cianjur Dan Sukabumi


CIANJUR (wartamerdeka.info) -
Angin puting beliung kembali menghantam kabupaten Cianjur dan Sukabumi pada sore dan malam hari, pada Jumat (11/01/2019).

Adapun daerah yang terkena musibah angin puting beliung adalah Kp. Pasir Gede Desa Sukaluyu ,Kp. Cariu Desa Sukaluyu ,Kp. Sukasirna Desa Sukaluyu ,Kp. Pasir Peuti Rt. 02/03 Desa Sukamulya ,dan Kp. Asem Rt. 03/03 Desa Sukamulya.

Kapolsek Sukaluyu, AKP Gito Kapolsek Sukaluyu menerangkan, angin puting beliung mulai menghantam daerah Sukaluyu sekitar pukul 15.00 WIB.

"Sampai dengan saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat musibah tersebut," sebut Gito.

Sedang di kabupaten Sukabumi, pohon tumbang juga terjadi di beberapa kecamatan akibat angin puting beliung. Di Desa Cijalingan, Kecamatam Cantayan pohon tumbang menimpa rumah.


Eka Widiaman Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi menuturkan, Sukabumi kembali berduka selain angin kencang yang menumbangkan pohon. 

"Sukabumi juga diguyur hujan es di kawasan Bojongherang, Kalapanunggal, dan Cikidang," tutur Eka.

"Penanganan Sukatani dibatalkan semalam karena mengandung risiko kalau dikerjakan malam pohon melintang di tengah atap rumah bahaya paku dan ambruk bangunan, demikian lanjut ecakuasi beko di Panyinangan Cikidang," pungkas Eka.

Sementara itu BPBD Kabupaten Sukabumi masih mendata kerusakan akibat angin puting beliung tersebut.(khoer)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama