Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Diduga Tak Bisa Berenang, Risul Hanyut Saat Mandi Di Sungai


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Tim penyelamatan dari Dinas Kebakaran kabupaten Muara Enim hingga hari ini  (11/1/2019), terus melakukan pencarian terhadap Risul Bin Amiruddin, 30 tahun,  yang  hanyut  pada Kamis (10/1/2019).

Saat itu, korban  sedang mandi di sungai Lematang di dusun 3 Desa Pagar Jati Kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim.

Dari informasi yang berhasil dihimpun korban diduga tidak bisa berenang, sehingga saat terseret arus sungai korban tidak bisa menyelamatkan diri. Korban pun dinyatakan hilang.

Kepala Dinas Kebakaran Muara Enim Ir Yulius MSi  melalui Kasie Penindakan dan Operasi Abu Bakaruddin bersama staf dan dibantu oleh masyarakat terus melakukan pencarian hingga malam ini.

Namun belum menemukan tanda-tanda korban di sekitar lokasi.

"Iya kita sudah melakukan pencarian bersama masyarakat di sepanjang Desa Pagar Jati menuju Rami Pasai. Dikarenakan kondisi sudah larut maka pencarian kita hentikan dan rencananya akan dilanjutkan pada esok hari," ungkap Abu.

Dari keterangan beberapa perangkat desa bahwa korban datang ke desa Rami Pasai Kecamatan Benakat untuk bersilaturahmi dengan keluarganya karena korban sudah pindah di Kabupaten Pali.

Dikatakan pula oleh beberapa saksi yang ada di sekitar lokasi bahwa korban masih sempat nelambaikan tangan minta tolong namun dalam hitungan menit lambaian tangan tersebut sudah hilang dari pandangan. Dan saat ini dari pihak kepolisian dibantu tim terkait masih berkumpul di rumah duka guna menindaklanjuti pencarian. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama