TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Operasi Cipkon, Polsek Cengkareng Amankan 26 Anak Hendak Tawuran



JAKARTA (wartamerdeka.info) - Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Antonius mengamankan  26 anak yang akan melakukan perkelahian antar kelompok, Minggu (12/01/19) dini hari.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri SH MH menjelaskan, sebelumnya anggotanya yang dipimpin langsung Kanit Reskrim AKP Antonius menggelar apel Cipta Kondisi pada jam 01.00 WIB, dilanjutkan patroli sekala sedang di titik - titik rawan baik curat, curas dan ke rawan gesekan antar kelompok.

Pada pukul 02.00 WIB, patroli di arahkan ke wilayah Kapuk bongkaran dan didapati sekelompok anak yang akan melakukan perkelahian dan berhasil mengamankan 4 orang anak. Kemudian  pada jam 03.00 WIB, patroli sekala sedang berhasil mengamankan 11 anak yang akan melakukan perkelahian di depan Puri Agung Cengkareng Timur.

"Petugas juga mengamankan 11 anak yang akan melakukan perkelahian di jembatan kampung duri, Duri Kosambi Cengkareng pada pukul 04.30 WIB,"  jelas Kompol H Khoiri.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Antonius mengatakan, dari operasi cipta kondisi yang berhasil mengamankan 26 anak yang diduga akan melakukan perkelahian antar kelompok, beruntung tidak ada korban. Adapun barang bukti yang diamankan, katanya, sebuah senjata tajam berbentuk gergaji.

"Sebanyak 26 anak yang kita amankan akan kita data dan dilakukan pembinaan agar tidak mengulangi kembali, mengingat mereka masih di bawah umur," katanya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama