// Perusahaan satelit AS Planet Labs mengumumkan pemblokiran siaran gambar perang di Iran, atas permintaan pemerintah AS. // Kapal yang Terkait dengan Jepang Melewati Selat Hormuz // Iran telah menghancurkan satu jet F-15 dan menargetkan pesawat A-10 AS yang jatuh ke Teluk. // Pasar saham UEA di Dubai dan Abu Dhabi telah kehilangan sekitar $120 miliar sejak perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Harga minyak tembus $116 per barel saat Iran menuduh AS bersiap melakukan invasi


Harga minyak mentah terus naik seiring dunia menghadapi krisis energi terbesar dalam beberapa dekade. Harganya telah melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua minggu di tengah eskalasi di berbagai front perang AS-Israel melawan Iran.

Lanjut...

WMChannel


 

Di Garut, Presiden Jokowi Serahkan 6.000 Sertifikat Tanah, Di Tengah Guyuran Hujan Deras

Presiden Jokowi menghadiri acara penyerahan 6.000 sertifikat di Garut, Jabar, Sabtu (19/1) sore. (Foto: Agung/Humas)

GARUT (wartamerdeka.info) -  Di tengah guyuran hujan deras, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri acara penyerahan 6.000 sertifikat hak atas tanah kepada perwakilan warga, di Garut, Jawa Barat, Sabtu (19/1) sore.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, percepatan penyelesaian sertifikat hak atas tanah dilakukan pemerintah karena banyaknya sengketa di berbagai daerah, baik di Pulau Jawa maupun di luar Puau Jawa.

“Tahun lalu, selesai 9 juta. tahun ini ditargetkan 9 juta, tahun depan tambah lagi karena sertifikat adalah bukti hukum kepemilikan tanah,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara menitipkan pesan agar sertifikat yang sudah diterima warga dimasukkan ke dalam plastik agar jika hujan tidak rusak. Yang kedua, agar difotokopi. Yang satu masuk lemari, yang satu masuk lemari lain. Hal ini dimaksudkan sebagai langkah antisipasti terhadap kemungkinan sertifikat itu hilang.

Jika sertifikat itu ingin disekolahkan, Kepala Negara mengingatkan agar berhati-hati, dikalkulasi dahulu jangan sampai angsuran tidak bisa dibayar.

Uang yang diterima pun, menurut Kepala Negara, sebaiknya digunakan untuk modal usaha. Jika mendapat keuntungan, baru membeli kendaraan sehingga yang digunakan untuk membeli bukan modal pokok.

“Ini untuk kesejahteraan kita karena bisa diwariskan ke anak cucu,” tutur Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat kepada 12 orang perwakilan. Tujuh dari dua belas perwakilan penerima sertifikat yakni di antaranya: Tutang Suryadi,  Tizan,  Udin Syaifudin,  Cucu,  Juarsah,  Ibu Paah,  dan Ibu Ndoy.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam agenda kali ini Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. (R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama