Langsung ke konten utama

Andre, Pelaku Pemerkosaan Di Pondok Kebun Karet Diringkus Polisi


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Andre Aprila  Bin Amir Halim (26) warga Desa Sialingan Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, diamankan Polsek Lembak, Sabtu  (30/03/2019). Pasalnya, Andre diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap SA (24) warga Dusun III Desa Muara Sungai Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

Dari informasi yang dihimpun, kasus pemerkosasan tersebut terjadi pada Selasa (26/03/2019), di pondok kebun karet Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim.

Ceritanya, sekira pukul 13.00 WIB korban dijemput oleh pelaku di rumah korban, lalu korban meminta pelaku untuk menghantarkanya ke Rumah Makan (RM) Siang Malam untuk menunggu mobil Travel tujuan Palembang. Akan tetapi, ketika di jalan pelaku mengajak korban pergi mengelilingi Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muara Enim.

Kemudian ketika berada di sebuah perkampungan yakni di Desa Gaung Asam, pelaku yang membonceng korban menggunakan motor,  berhenti di sebuah pondok di kebun karet Desa Gaung Asam.

Di pondok tersebut pelaku melakukan tindak pidana pemerkosaan dengan cara memaksa korban untuk melakukan hubungan suami istri, pada saat itu korban menolak tetapi pelaku tetap memaksa dengan menurunkan celana korban.

Korban sempat menendang pelaku tetapi karena kalah tenaga, pelaku akhirnya memperkosa korban, pada saat diperkosa, korban masih melakukan perlawanan yang menyebabkan tubuh korban mengalami luka lecet di punggung dan kaki.

Setelah berhasil memperkosa korban pelaku mengancam korban agar jangan bercerita dengan orang lain. Jika diceritakan pelaku tidak akan bertanggung jawab.

Pelaku mengantar korban ke simpang empat Gelumbang untuk naik travel ke arah Palembang. Dan sesampai di Palembang, korban langsung menceritakan peristiwa tersebut memberitahukan keluarganya, dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Lembak.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK melalui Kapolsek Lembak Iptu Desi Azhari SH, membenarkan telah terjadi kasus pemerkosaan tersebut.

“Setelah menerima laporan dari korban, polisi langsung melakukan penyelidikan , meriksa saksi saksi dan visum terhadap korban. Pelaku berhasil kita amankan di Desa Beliung Kecamtan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim. Dan setelah di introgasi awal pelaku mengakui perbuatan telah memperkosa korban,”  ucap Desi.

Desi menyebut, sejumlah barang bukti berupa celana panjang jeans warna abu-abu, kameja panjang warna putih, dan barang bukti lainnya sudah diamankan pihaknya.

“Semua barang bukti sudah kita amankan dan pelaku akan dikenakan Pasal 285 KUHP tentang tindak pidana perkosaan," pungkasnya.(Agus V)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...