Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

MTA OKU Kirim Empat Anggotanya Untuk Ikuti Pelatihan SAR Di Wonogiri


OKU (wartamerdeka.info) - Majelis Tafsir Al Qur'an (MTA), salah satu Ormas yang mengajarkan pendidikan agama Islam yang mengutamakan tuntunan sesuai Al Qur'an dan As Sunnah, mengirimkan 4 anggotanya untuk mengikuti pelatihan SAR di Wonogiri.

Ustad Sukino, salah satu pimpinan pusat dari pengajian MTA, yang berpusat di Kota Sola Jawa Tengah, mengungkapkan hal ini, di Baturaja Timur, hari ini.

Dikatakannya, MTA telah berdiri ratusan perwakilan dan cabang di seluruh Indonesia.

Salah satunya di daerah Sumatera Selatan sejak tahun 2013 telah berdiri satu perwakilan MTA beralamat di jalan Pancur Desa Tajung Baru Kec. Baturaja Timur Kab. OKU dan cabang MTA Lubuk Raja.

Mengenai  empat orang anggota yang telah dikirim untuk mengikuti pelatihan Tim SAR di Wonogiri, yaitu Ero Sumitro dan Antonius Syaputra dari Perwakilan OKU, serta Waluyo dan Lilik dari Cabang Lubuk Raja OKU.

Ketua MTA Perwakilan OKU Ustad Tugiatno menyampaikan,  keempat anggotanya  ini dikirim dulu ke MTA pusat di Solo.

"Selanjutnya akan dikirim ke pusat latihan SAR dan bergabung dengan perwakilan MTA se Indonesia di Wonogiri," kata Ustad Tugiatno, Sabtu (30/03/2019).

Harapan Tugiatno, sekembalinya mereka nanti dari pelatihan,  mereka dapat mengamalkan ilmunya untuk kepentingan orang banyak. Dan dapat membantu Ketika ada bencana alam di daerah OKU seperti banjir, orang hanyut atau gempa bumi.

"Mudah - mudahan keempat relawan ini dapat turun  membantu Tim SAR yang sudah ada di OKU ini," jelas Tugiatno.

Ustad Bagus juga menambahkan, keempat relawan ini nantinya akan diajukan ke BPBD OKU.

"Supaya mereka  tercatat dan legal dalam membantu Tim SAR OKU," pungkasnya.(maret)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama