Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

MTA OKU Kirim Empat Anggotanya Untuk Ikuti Pelatihan SAR Di Wonogiri


OKU (wartamerdeka.info) - Majelis Tafsir Al Qur'an (MTA), salah satu Ormas yang mengajarkan pendidikan agama Islam yang mengutamakan tuntunan sesuai Al Qur'an dan As Sunnah, mengirimkan 4 anggotanya untuk mengikuti pelatihan SAR di Wonogiri.

Ustad Sukino, salah satu pimpinan pusat dari pengajian MTA, yang berpusat di Kota Sola Jawa Tengah, mengungkapkan hal ini, di Baturaja Timur, hari ini.

Dikatakannya, MTA telah berdiri ratusan perwakilan dan cabang di seluruh Indonesia.

Salah satunya di daerah Sumatera Selatan sejak tahun 2013 telah berdiri satu perwakilan MTA beralamat di jalan Pancur Desa Tajung Baru Kec. Baturaja Timur Kab. OKU dan cabang MTA Lubuk Raja.

Mengenai  empat orang anggota yang telah dikirim untuk mengikuti pelatihan Tim SAR di Wonogiri, yaitu Ero Sumitro dan Antonius Syaputra dari Perwakilan OKU, serta Waluyo dan Lilik dari Cabang Lubuk Raja OKU.

Ketua MTA Perwakilan OKU Ustad Tugiatno menyampaikan,  keempat anggotanya  ini dikirim dulu ke MTA pusat di Solo.

"Selanjutnya akan dikirim ke pusat latihan SAR dan bergabung dengan perwakilan MTA se Indonesia di Wonogiri," kata Ustad Tugiatno, Sabtu (30/03/2019).

Harapan Tugiatno, sekembalinya mereka nanti dari pelatihan,  mereka dapat mengamalkan ilmunya untuk kepentingan orang banyak. Dan dapat membantu Ketika ada bencana alam di daerah OKU seperti banjir, orang hanyut atau gempa bumi.

"Mudah - mudahan keempat relawan ini dapat turun  membantu Tim SAR yang sudah ada di OKU ini," jelas Tugiatno.

Ustad Bagus juga menambahkan, keempat relawan ini nantinya akan diajukan ke BPBD OKU.

"Supaya mereka  tercatat dan legal dalam membantu Tim SAR OKU," pungkasnya.(maret)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...