Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Anggota Makorem 071/Wijaya Kusuma Disidak Tes Urine


BANYUMAS (wartamerdeka.info) - Untuk memastikan tidak terlibat Narkoba, Sebanyak 45 personel Makorem 071/Wijaya Kusuma disidak tes urine, Kamis (28/3/2019) di Lapangan Apel Makorem 071/Wk Jl.Gatot Subroto No.1 Sokaraja, Banyumas.

Pelaksanaan tes Urine ini melibatkan Staf Intelrem 071/Wk, BNNK Banyumas, Denpom IV/1 Purwokerto dan Rumkit TK-III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto, terhadap prajurit TNI AD baik Perwira, Bintara, dan Tamtama serta PNS Makorem 071/Wk.

Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan ini untuk mencegah, mengeliminir serta mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan prajurit dan PNS TNI AD.


Dikatakan, tes urine ini dilaksanakan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada para prajurit dan PNS dan dilaksanakan menyeluruh kepada seluruh anggota baik prajurit maupun PNS.

“Tes urine yang kita laksanakan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan bekerjasama dengan BNNK Banyumas, Denpom Purwokerto dan Rumkit TK-III Wijayakusuma Purwokerto. Kita lakukan tes urine ini secara menyeluruh kepada seluruh prajurit dan PNS baik Makorem 071/Wk,” katanya.

Untuk satuan jajaran Korem 071/Wk, tes urine dilaksanakan disatuan masing-masing diseluruh bekerjasama dengan BNNK setempat. Kegiatan ini untuk menindaklanjuti perintah komando atas untuk mengantisipasi, menganulir serta mencegah peredaran, penggunaan serta penyalahgunaan narkoba oleh prajurit dan PNS TNI AD.

“Narkoba merupakan salah satu ancaman bangsa Indonesia, narkoba dapat merusak generasi muda bangsa termasuk didalamnya para prajurit dan PNS. Karenanya, kita sikapi ancaman narkoba dengan mengantisipasi, menganulir serta mencegah penggunaan dan peredaran oleh para prajurit dan PNS kita,” terangnya.

Pengecekan ini sebagai wahana dan sarana kita untuk mencegah serta menghindari pelanggaran dan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan prajurit dan PNS. Dan dengan kegiatan ini pula, kita wujudkan prajurit dan PNS TNI yang bebas dan bersih dari narkoba.

Ia menegaskan, jangan sekali-kali melakukan pelanggaran sekecil apapun termasuk pelanggaran penyalahgunaan narkoba dan hindari perbuatan negatif yang dapat merusak citra diri sebagai prajurit dan PNS TNI, maupun keluarga, satuan dan TNI.

“Sekecil apapun pelanggaran yang dilakukan prajurit dan PNS TNI, pasti akan ditindak dengan tegas sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku di TNI, serta sanksi tegas dan konsekuensinya,” pungkasnya.

Dari hasil pemeriksaan tes urin personel prajurit dan PNS TNI Makorem 071/Wk dan tidak ditemukan adanya indikasi pemakaian narkoba dan keseluruhan dinyatakan Negatif.(A)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...