Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Seorang Pelajar Tewas Ditabrak KA Argo Parahyangan Di Purwakarta


PURWAKARTA (wartamerdeka.info) -  Karena mengantuk saat duduk di rel.  Agus (13 tahun)  pelajar Sekolah Menengah Pertama yang ada di Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta meninggal dunia tertabrak Kereta Api Argo Parahyangan dari arah Jakarta menuju Bandung, Jumat (29/3).

Kapolsek Plered Kompol Slamet Harijanto membenarkan adanya peristiwa tersebut yang terjadi pada Jumat (29/3) sekitar pukul 01.02 dini hari, tepatnya di jalur KA KM 120 +941 Emplasemen Stasiun Plered, Purwakarta.

"Korban bernama Agus (13), seorang pelajar yang berdomisili di Kampung Citeko Kaler RT 04/RW 02 Desa Citeko, Kecamatan Plered," kata Kapolsek ketika dimintai Keterangan Wartamerdeka.Net

Menurut Slamet ," kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Kepala Stasiun Plered, Yuwono Kusdiyanto , yang menerima telepon dari Pusat Pengendali dan memberitahukan bahwa ada informasi dari masinis KA Argo Parahyangan Jurusan Jakarta - Bandung ada Orang tertabrak di jalur kereta api dekat Stasiun Plered.

"Selanjutnya dengan sigap Kepala Statsion mengecek, dari hasil pengecekan ternyata benar ada seorang anak laki-laki tergeletak di pinggir jalur rel dengan kondisi kepala korban pecah," ujar Yuwono

Sementara, dari keterangan saksi lainnya bernama Salsa Dila Amelia, yang diketahui sebagai teman main korban dan berada di TKP. Sebelum tertabrak kereta api korban sempat tidur-tiduran di bantalan rel kereta api.

"Bahkan oleh Teman korban yang sebagai saksi sempat menegur jangan tiduran di bantalan rel takut ada kereta api lewat, namun korban mengabaikannya. Kemudian saksi bersama  3 tiga orang lainnya tiduran di rumput dekat rel kereta api. Diduga karena ketiduran korban akhirnya tertabrak oleh kereta api yang melintas

Pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek Plered Kompol Slamet Harijanto menghubungi Keluarga korban  dan selanjutnya petugas mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta. (A.Budiman).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...