Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Setubuhi Gadis Di Bawah Umur, Tukang Sayur Ditangkap Polisi


KUKAR (wartamerdeka.info) - Mengambil kesempatan dalam kesempitan. Itulah yang dilakukan MS (29) warga RT 002, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pria yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling ini tega menyetubuhi seorang gadis berusia 13 tahun, sebut saja Mawar. Akibatnya, MS harus berurusan dengan aparat Polsek Samboja.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Samboja Iptu Reza Pratama R Yusuf saat dikonfirmasi membenarkan kasus ini. Saat ini MS sudah mendekam di sel Mapolsek Samboja dan ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaku kami tangkap, pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2019 yang lalu, sekitar pukul 15.00 Wita sore di rumahnya, usai menerima laporan dari orang tua korban,” kata Iptu Reza,  Rabu (27/03/2019) sore.

Kasus asusila yang menimpa siswi kelas 6 SD ini bermula saat istri MS meminta Bunga untuk menemaninya tidur dirumah. Pasalnya, setiap tengah malam, MS selalu pergi belanja sayuran dan lauk pauk di pasar untuk didagangkan kembali di sekitaran Samboja.

"Karena suaminya (pelaku) selalu keluar tengah malam untuk belanja dagangannya, sehingga istrinya takut kalau sendirian dirumah. Jadi istri pelaku meminta korban untuk menemaninya tidur di rumah,” jelas Iptu Reza.

Menemani istri MS, sudah dilakukan Bunga sejak 2 minggu lalu, setelah istri MS meminta ijin kepada orang tua Bunga. Hanya saja, tidak setiap hari Bunga menginap di rumah MS.

"Ya paling hari Senin, kemudian besoknya libur. Selang beberapa hari, barulah korban menemani istri pelaku lagi. Dari pengakuan korban, sempat lima kali korban menemani istri pelaku,” ucap Kapolsek.

Terungkapnya kasus ini saat Bunga sudah tidak mau lagi tidur di rumah MS. Sehingga membuat istri MS bertanya-tanya ada apa?. Untuk mencari tahu, istri MS langsung mendatangi Bunga yang tinggal cukup jauh. Saat itulah Bunga membeberkan kelakuan MS kepada istrinya.

"Ketika itu korban menceritakan kepada istri pelaku dan juga orang tuanya kalau telah disetubuhi oleh pelaku sebanyak tiga kali. Pertama saat menginap di malam kedua sebanyak dua kali, dan terakhir hari Jumat tanggal 22 Maret 2019 yang lalu sebanyak satu kali,” urai IPTU Reza.

Tentu saja, mendengar pengakuan Bunga, istri MS dan orang tuanya merasa terpukul. Tak terima, Sabtu siang orang tua Bunga datang ke Polsek Samboja untuk melaporkan perbuatan MS. Usai menerima laporan, ayah anak satu ini langsung diamankan Kanit Reskrim Ipda Hadi Sucipto bersama personel, yang selanjutnya dibawa ke Mapolsek Samboja.

Kepada penyidik, Bunga menerangkan kalau dirinya disetubuhi MS di depan ruang televisi sekitar pukul 9 malam saat istri MS sedang tidur dikamar. Bahkan usai menyetubuhinya, MS pernah memberinya uang Rp 100 ribu dan meminta Bunga untuk tidak menceritakan hal tersebut kepada siapapun.

“Jadi dari keterangan korban. Pelaku menyetubuhinya sebelum berangkat belanja dan saat istri pelaku sedang tidur dikamar,” jelas Iptu Reza, lagi.

Sementara MS kepada penyidik, mengaku khilaf lantaran terbawa nafsu hingga tega menyetubuhi Bunga. Namun apalah daya, nasi sudah menjadi bubur. MS harus bertanggungjawab karena melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

“Akibat perbuatannya, pelaku kami kenakan Pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat 2 UURI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” kata IPTU Reza Pratama R Yusuf, Kapolsek Samboja Polres Kukar. (IS)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...