Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Truck Fuso Seruduk Rumah Warga Di Desa Singapur OKU


OKU (wartamerdeka.info) - Diduga pandangan mata nanar (ngantuk) seorang pengemudi  truck fuso nopol BA 8229 AU yang membawa jagung pipilan terbalik sekira pukul 14.00 wib di jalan lintas Sumatera tepatnya di Desa Singapur, kecamatan Semidang Aji kabupaten OKU, Sabtu (23/03/19)

Pengemudi mobil truck fuso Herman (28) mengatakan, jagung ini dari martapura kabupaten OKU timur hendak diabwa ke Padang Sumatera Barat.

"Saya berangkat dari martapura sekira pukul 09.00 wib. Sedangkan memuat barang tadi malam, selesai pagi dan langsung berangkat. Saat kejadian pandangan saya terasa gelap, ketika saya sadar mobil saya sudah terbalik di pinggir jalan dan barang sudah tumpah,"  ungkapnya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya barang muatan yang telah berceceran tumpah di pinggir jalan, sedangkan kondisi mobil rusak bagian depan samping kiri.

Mawan (25) warga setempat mengatakan. Mobil ini dari arah baturaja tujuan padang, sebelum kejadian mobil tersebut sudah terlihat oleng tiba -tiba langsung terpinggir kesebelah kiri dan langsung terbalik, katanya.

Suara suara gemuruh  membuat warga yang sedang beristirahat siang, kaget lalu berhamburan keluar rumah untuk melihat apa yang baru terjadi.

Ternyata ada sebuah mobil truck fuso telah menyeruduk rumah salah seorang warga desa Singapur Jamril (28). Beruntung rumah tersebut hanya rusak tiang depannya saja.(maret)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama