Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Polres Muara Enim Dirikan 8 Pos Operasi Ketupat Musi 2019


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) -
Guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik yang akan melalui jalur lintas darat, Polres Muara Enim, telah didirikan Pos-Pos Pengamanan dan Pos Pantau Situasi Kamtibmas, sejak Rabu (29/05/2019).

Pendirian Pos Pengamanan dan Pos Pantau diupayakan dengan bentuk yang unik, indah, berarsitektur pola masjid serta menyediakan tempat istrahat yang nyaman bagi pemudik.

Pos-Pos tersebut bahkan akan dinilai / dilombakan oleh Polres Muara Enim tentang keindahannya, Kenyamanannya, seberapa banyak pemudik yang mampir dan beristirahat melepaskan lelah serta penat dalam perjalanan mudiknya. Para pemudik sehingga merasakan jaminan rasa aman,  nyaman serta terayomi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Ops Polres Muara Enim Kompol Irwan Andeta, SIK saat pengecekan Pos-Pos Pengamanan yang didirikan.


Pos-Pos tersebut nantinya akan ada Tim Kesehatannya yang akan bisa mengecek kesehatan para pemudik, peta rawan macet, longsor dan situasi kamtibmas lainnya, sehingga pemudik bisa mendapatkan gambaran lalu-lintas wilayah hukum Polres Muara Enim.

Kekuatan Personil Polres Muara Enim yang bertugas berjumlah 172 orang, lebih kurang 12 Pers Polri setiap Posnya,  yang akan bertugas selama Operasi Ketupat Musi 2019. (mulai tanggal 29 Mei 2019 s/d 10 Juni 2019, dan ditambah dengan Personil TNI, SATPOL P-P, DISHUB,DINKES, PERSONIL PBK, ORARI/SENKOM dan Instansi lainnya.

Kegiatan dimaksud sudah didahului dengan Apel Gelar Pasukan pada 28 Mei 2019.

Apel Gelar Pasukan dihadiri oleh Bupati Muara Enim dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kab. Muara Enim dan Undangan lainnya.(Agus V)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...