Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polres Purwakarta Musnahkan 3384 Botol Miras Dari Berbagai Merk Hasil Operasi Pekat Lodaya 2019

             
PURWAKARTA (wartamerdeka.info)  - Pemusnahan barang bukti hasil operasi Pekat Lodaya Jajaran Polres Purwakarta selama Bulan Ramadan dilaksanakan setelah Upacara Apel gelar pasukan operasi Ketupat lodaya 2019 di mako Polres Purwakarta Selasa (28/5 2019).

Acara tersebut dihadiri Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda, Alim Ulama, Ketua MUI dan juga jajaran Muspida Kabupaten Purwakarta.

Kepada awak media, Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan, terhitung dari tanggal 17 sampai 26 Mei 2019 petugas menyita 3384 botol minuman keras dari berbagai jenis merek dan ukuran.

"Selain itu kita dapatkan juga  Sabu dan berbagai jenis obat obatan seperti eximer Alprazolam riklona diazepam.  Kita juga berhasil mengamankan 14 orang tersangk, 13 pria dan 1 orang wanita," papar Kapolres.

Lebih jauh Kapolres Purwakarta mengungkapkan, maksud pemusnahan ini sebagai simbo bahwa seluruh elemen masyarakat juga Muspida, menolak keras beredarnya minuman keras serta obat-obatan terlarang ataupun narkoba jenis lainnya di Wilayah Purwakarta


"Kita ketahu, minuman keras ataupun narkoba berdampak bukan hanya memabukkan tapi bisa menimbulkan kejahatan seperti penganiayaan, pembunuhan, pelecehan seksual dan lain sebagainya tentunya ini bisa dibilang bibit dari munculnya tindak pidana yang diakibatkan hilangnya kesadaran," terang Kapolres.         
                      
Dalam kesempatan terpisah, Ketua MUI Kabupaten Purwakarta Jhon Dien mengatakan, dirinya mengapresiasi kinerja kepolisian yang sudah bekerja keras membuat masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan ini.

"Dan tanpa ada gangguan dari pihak-pihak yang mencoba untuk meresahkan masyarakat ,"  pungkas Jhon Dien. (A Budiman)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama