Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Danrindam IV/Diponegoro : Babinsa Harus Mampu Mengembangkan 5 Kemampuan Teritorial


MAGELANG (wartamerdeka.info) - Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Amrin Ibrahim, secara resmi membuka Pendidikan Bintara Pembina Desa (Dik Babinsa) yang diikuti oleh 50 Bintara satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro, di Aula Depo Pendidikan Kejuruan (Dodikjur) Rindam IV/Diponegoro Magelang, Selasa (18/06/2019).

Kepada para Siswa Dik Babinsa, Kolonel Inf Amrin Ibrahim meminta untuk dapat mengikuti proses pendidikan dengan serius dan sungguh-sungguh. Jaga kesehatan dan keamanan selama pendidikan, dan yang tak kalah penting adalah selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME sesuai agama yang dianut.

“Ambil dan serap ilmu yang diberikan para pelatih dengan sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya, tanyakan bila ada hal-hal  yang tidak dimengerti”, tegasnya.

Danrindam berharap semua ilmu yang diberikan nantinya dapat diimplementasikan serta diterapkan di tempat  tugas masing-masing dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam IV/Diponegoro.

“Berbekal ilmu yang diterima, diharapkan akan semakin mendekatkan hubungan TNI dengan masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang baik dengan semua mitra tugas di wilayah  demi menjaga keutuhan wilayah NKRI”, imbuhnya.

Dikatakan Danrindam, Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD harus mampu mengembangkan 5 kemampuan teritorial, yakni temu cepat dan lapor cepat, manajemen teritorial, penguasaan wilayah, pembinaan perlawanan rakyat dan komunikasi sosial. Hal tersebut sangat dibutuhkan untuk mencegah/mengeliminir setiap ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan terhadap suksesnya pembangunan Nasional, imbuhnya.

Bukan hanya sampai disitu, Babinsa juga memiliki peran yang sangat strategis dalam pemberian data perkembangan wilayah dari mulai level desa yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI”, pungkasnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama