TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polres Palopo Belum Maksimal Tangani Tindak Pidana Korupsi

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf
PALOPO (wartamerdeka.info) - Jajaran Kepolisian Polres Kota Palopo tampaknya belum maksimal dalam menangani tindak  pidana korupsi (tipikor).

Khusus pidum, penangannya dominan pada kasus jambret, pencurian dan penganiayaan. Hal ini terungkap saat awak media ini menemui Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf, di Mapolres Palopo, Jumat siang kemarin (28/6).

Namun, untuk pengungkapan kasus, kata Ardy, capaiannya sudah 60-65 %. Dia tidak menjelaskan secara detail dan komprehensif persentase dimaksud.

"Sekitar 60-65 persen, itu kita pertahankan," ungkapnya.

Terkait Tipikor, yang sudah ditangani sejak ia menjabat Kasat Reskrim, baru kasus dana hibah Masjid Agung Palopo. "Untuk kasus ini pak sudah di Pengadilan dan jaksa banding," bebernya.

Ditanya kasus tipikor yang lain, Ardy mengatakan, belum ada. "Masih kita cari-cari," tuturnya dengan sedikit grogi.

Awalnya, awak media hendak menemui Kapolres Palopo, AKBP Ardiansyah. Tapi, karena Kapolres ada agenda lain, maka yang ditemui Kasat Reskrim, AKP Ardy Yusuf. Ini sesuai petunjuk Kapolres, Ardiansyah.

Menurut Staf Humas, Wahid, Kapolres sedang di Aula Mapolres hadiri rapat internal Binmas Polres Palopo.

Acara ini konon juga dihadiri Direktur Binmas Polda Sulsel, Kombes Pol. Drs. Markilat Heru Prasetyo. Rapat ini konon dilarang diliput media. Staf humas pun menghantar awak media menemui Kasat Reskrim, Ardy Yusuf. (Tom)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama