TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Memeperbaiki Rumah, Dua Warga Dayeuhluhur Tertimpa Tembok


CILACAP (wartamerdeka.info) - Jeje (61) dan Yadi (27) warga RT 04 RW 09 dusun Picungdatar desa Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur, tertimpa reruntuhan tembok rumah. Sehingga mengakibatkan Yadi salah satu korban, luka retak pada tulang bagian belakang dan Jeje luka lecet pada baguan tubuh dan tangannya.

Musibah yang menimpa kedua korban yang merupakan mertua dan anak menantu itu terjadi pada Selasa (30/7/2019) tepatnya pukul 09.00 wib saat keduanya sedang memperbaiki tembok rumahnya yang retak.

Melihat hal itu Sarman (saksi 1) segera memberikan pertolongan pertama, sedangkan Dudung (saksi 2) segera meminta pertolongan warga lainnya dan mengangkat reruntuhan tembok dan segera mengangkat korban. Kemudian dilakukan pertolongan pertama dengan melakukan pengobatan alternatif.

Mendapat laporan kejadian yang menimpa warganya, Serma Imam Sukroni selaku Babinsa Dayeuhluhur Koramil 17/Dayeuhluhur segera mendatangi lokasi kejadiam. Kemudian Serka Imam bersama warga membersihkan material bangunan rumah warga yang roboh. Setelah itu segera mendata kejadian dan segera melaporkan kejadian ke Komando Atas.

"Sesuai permintaan keluarga, saat ini korban atas nama Jeje dan Yadi, sedang menjalani pengobatan alternatif. Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini namun di prediksi kerugian material sekitar 50 Juta Rupiah," terang Serka Imam Sukroni.

Terkait kejadian ini selaku Babinsa Serka Imam Sukroni menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan peduli dengan kondisi rumahnya agar kejadian serupa tidak terjadi pada warga lainnya. Selain itu juga kepedulian warga untuk saling membantu antar satu dengan lainnya.

"Selain mendata kerugian, saat ini kita bersama warga lainnya kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan rumah yang runtuh. Kita berharap, korban segera diberikan penanganan yang tepat dan segera diberi kesembuhan," tandasnya.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama