Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Personel SPKKL Aceh Turut Mendukung Kegiatan Pengembangan Potensi Laut Aceh


ACEH (wartamerdeka.info) - Seluruh personel Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Aceh Bakamla RI/IDNCG turut mendukung pengembangan potensi Aceh, dengan berpartisipasi dalam kegiatan Bersih Pantai dan Penebaran Benur Udang Windu, di Pantai Wisata Alue Naga, Banda Aceh, Jumat (26/7/2019).

Kegiatan yang digelar oleh Satgas Laut Biru Aceh itu diadakan dalam rangka Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan. Selain SPKKL Aceh, kegiatan didukung pula oleh berbagai instansi setempat, yaitu DKP Aceh, SUPM Ladong, Stasiun PSDKP Lampulo, BPBAP Ujung Batee, beberapa LSM dan masyarakat nelayan. 

Kegiatan dibuka dengan apel pagi seluruh peserta yang dipimpin oleh Kepala DKP Aceh Cut Yusmanizar. Dalam sambutannya Cut mengatakan, penting agar laut bersih dari sampah plastik. Dikatakannya pula, menurut penelitian Indonesia merupakan penyumbang sampah kedua terbanyak di dunia.  

Menurutnya, pantai bersih berpotensi besar untuk dapat menumbuhkembangkan potensi wisata, begitu juga terkait dengan udang windu Aceh, yang dikatakannya memiliki kualitas diakui dunia.

Adapun acara yang digelar meliputi bersih pantai yang dibarengi pula dengan pelepasan udang windu Aceh. Saat ini, stok udang windu di Aceh sudah menipis, sehingga dengan semangat kebersamaan, para personel SPKKL Aceh yang merupakan putra-putra daerah Aceh turut serta melakukan pelepasan udang windu sebagai upaya untuk memsosialisasi kembali potensi udang windu Aceh. (Humas Bakamla)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama