TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

TNI Gelar Komsos Dengan Organisasi Masyarakat Di Koarmada I


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi dan memperkokoh persatuan dengan komponen masyarakat, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Staf Teritorial (Ster) TNI bekerjasama dengan Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Koarmada I menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) TNI dengan Organisasi Masyarakat TA. 2019 di Gedung OB. Syaaf Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari No. 67, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

Kegiatan Komsos TNI dihadiri oleh 283 peserta dari Organisasi Masyarakat yaitu 32 orang Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI), enam orang Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI), 29 orang Forum Betawi Rempug (FBR), 18 orang Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), 21 orang Radio Antar Pulau Indonesia (RAPI), 45 orang Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), 26 orang Gerakan Pemuda Ansor, 57 orang Komunitas Olahraga Perairan, 48 orang Perhimpunan Nelayan, dan satu orang Jawara dan Pengacara (JAPAR).

Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmada I Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan forum untuk mempersatukan berbagai komponen Ormas yang ada di wilayah Jakarta dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas TNI.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam menghadapi maraknya berbagai bentuk pelanggaran seperti penyalahgunaan narkoba dan miras, perilaku LGBT, ancaman separatis dan gangguan keamanan, konflik sosial, penyebaran berita hoax, perkelahian antar pelajar dan berbagai tindak kriminal lainnya masih mengancam generasi penerus bangsa.

“Untuk itu, diharapkan peran serta komponen Organisasi Masyarakat dalam menghadapi hal tersebut agar generasi muda bangsa Indonesia bisa terbebas dari pengaruh negatif yang bisa menghancurkan masa depan bangsa ini,” kata Aster Panglima TNI.

Berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara pada Pasal 1 Ayat 2 bahwa sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara termasuk ormas, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.

Implementasinya dengan pemberdayaan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya dalam hal ini menjadi bagian tugas TNI dengan mewujudkan ruang, kondisi, alat juang yang tanggung dan kemanunggalan TNI dan rakyat guna terwujudnya sistem pertahanan semesta.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan juga pembekalan oleh Kepala Staf Koarmada I Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) dengan materi “Membangun Karakter Dalam Menjaga Kedaulatan Indonesia” dan pembekalan Paban IV/Komsos Ster TNI Kolonel Inf Netra Firdaus dengan materi “Peran Organisasi Masyarakat dalam Merawat Kebhinekaan Guna Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama